Eksisjambi.com,SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan pembangunan Pasar Beringin Jaya II akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2025. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, dalam pertemuan yang digelar di rumah dinas wali kota, pada Selasa (22/7/2025), bersama pedagang, Wawako Azhar ,anggota DPRD, dan sejumlah instansi terkait.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan perwakilan pedagang Pasar Beringin, yang membahas berbagai persiapan dan kebutuhan menjelang pelaksanaan proyek pembangunan pasar yang telah lama dinantikan.
WaliKota Alfin dalam sambutannya menyampaikan bahwa anggaran pembangunan pasar ini telah final sebesar Rp11 miliar, bersumber dari dana pusat, dan direncanakan mulai digarap bulan depan.
“Di awal masa pemerintahan, kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Perjuangan untuk mendapatkan dana pusat sangat berat. Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil mendapatkan anggaran untuk membangun Pasar Beringin yang selama ini selalu tertunda,” ujar Wali Kota Alfin di hadapan para pedagang.
Namun, Alfin menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan hanya akan dimulai dengan catatan penting, yakni tersedianya lokasi penampungan sementara bagi pedagang, dengan fasilitas memadai. Pemerintah telah menyiapkan lantai 2 Kincai Plaza sebagai tempat penampungan, meski menuai kekhawatiran dari para pedagang.
Seorang perwakilan pedagang mengungkapkan, mereka sangat mendukung pembangunan pasar, namun berharap penampungan sementara dilakukan di tempat yang lebih layak dan strategis.
“Kami sangat setuju pembangunan pasar ini. Tapi lantai 2 Kincai Plaza sepi pembeli, kami khawatir tidak ada yang akan datang belanja ke sana,” keluh salah seorang pedagang.
Sementara itu, Tole, anggota DPRD dari Dapil 1 Kota Sungai Penuh yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi III, turut menegaskan agar pemerintah memprioritaskan pedagang yang saat ini sudah berjualan di pasar, saat nantinya bangunan baru telah selesai dikerjakan.
“Jangan sampai pedagang lama tidak kebagian tempat. Ini harus kita kawal bersama-sama,” tegas Tole.
Juga Hadir dalam pertemuan tersebut Sekda, Kadis Perindag, Camat Sungai Penuh, anggota DPRD Dapil 1, serta 15 orang perwakilan pedagang Pasar Beringin.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, menunjukkan semangat kolaboratif antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat demi kemajuan Kota Sungai Penuh.(*)







