eksisjambi.com,Sungai Penuh,- penarikan mobil dinas RSUD MHT kerinci menjadi polimek dan di pertanyakan dari kalangan elit ,hal ini dampak keburukan kenerja para pejabat di RSUD MHT kerinci,
Dalam penanganan penyebaran covid-19 di Kota Sungai Penuh- Kerinci kinerja ekstra dari pihak manajemen RSMHAT sangat diharapkan, namun kerjasama dan dukungan dari semua pihak baik dari pemkot Sungai Penuh maupun Pemda Kabupaten Kerinci harus bersinergis.
Rumah sakit Merupakan salah satu subsistem pelayanan kesehatan menyelenggarakan dua jenis pelayanan untuk masyarakat yaitu pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi. Untuk melakukan optimalisasi Pelayanan kesehatan mencakup pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, penunjang operasional medik dibutuhkan perhatian penuh dari Pemerintah setempat dalam menunjang fasilitas Rumah sakit Daerah.
Namun ada kejanggalan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Mayjen A Thalib, temuan awak media ini dilapangan adanya Keadaan yang terkesan memaksa yang dilakukan oleh Pemkab Kerinci melalui BPKAD yang melibatkan satuan Pol-pp ,yakni Penarikan Mobil dinas dan mobil operasional medik (ambulance) kepada pihak Manajemen RSMHAT. Jum’at.03/09 kemaren ![]()
Kepada Pihak Manajemen, Direktur RSMHAT, dr.H.Iwan Suwindra,Sp.B ketika dikomfirmasikan oleh awak media Kamis 9/9/2021/diruangan kerjanya membenarkan adanya Instruksi Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci
“Iya… membenarkan adanya Instruksi Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci nomor: 030/- IV/BPKD/2021 dalam hal menindaklanjuti untuk penarikan sebagian mobil dinas dan ambulan dari pihak manajemen RS.umum H.A Thalib.” Ujar Direktur Rs.Umum H.A Thalib.
“atas Dasar surat tersebut kami dari pihak Manajemen RS Umum H.A Thalib telah melanyangkan surat balasan yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci untuk mempertimbangkan penarikan mobil dinas dan kendaraan operasional tersebut.” Ujar Direktur RS.MHAT dr.H.Iwan
“Lanjutnya lagi, Terkait dengan penarikan sebagian mobil dinas dan ambulance dengan melibatkan satpol PP terkesan sangat dipaksakan, Manajemen RSMHAT Mempertanyakan balasan surat tersebut dan akan mempertimbangkan utuk melakukan somasi, karena kami masih menjabat sesuai dgn Surat keputusan Bersama antara Pemda kerinci dan Pemkot Sungaipenuh.” Tutup Direktur Rs umum H.A Thalib.
Terpisah kasat POL_PP kerinci H.Nasif di konfirmasi di ruang kerjanya kamis juga menyampaikan bahwa kami mendapatkan perintah dari sekda melalui aset untuk membantu penarikan mobil dinas RSUD MHT tersebut sungkat kata (*)







