Home / Advertorial / Daerah / Kota Sungai Penuh / News / Politik

Senin, 12 Agustus 2024 - 22:46 WIB

Pengamat Kecam ISMA kota Sungai Penuh Pojokkan Pemerintah

Ekasisjambi.com,Sungaipenuh- Kegiatan yang digagas oleh Ikatan Seniman, Musisi dan Artis (ISMA) kota Sungaipenuh beberapa waktu lalu, didepan Gedung Nasional, masih menyisakan cerita.

Pasalnya, Sejumlah pemenang lomba Solo Song dan Seni menuntut hak dan janji panitia. Hingga saat ini, sejumlah pemenang lomba tidak menerima hadiah tabanas yang dijanjikan.

Kondisi ini, terkesan dipolitisir oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, untuk menyerang pemerintah kota Sungaipenuh.

“Aneh, ISMA yang punya kegiatan, kok pemerintah yang disalahkan. Kalau memang tidak sanggup, ya ngak usah bikin kegiatanlah, kok pemerintah yang dikambinghitamkan,” ungkap Desrianto Khudri, Pengamat dan Politisi yang juga anggota DPRD kota Sungaipenuh 2014-2019 dari Partai Golkar.

Baca Juga :  Kode Redeem FF, Pokémon GO, dan Roblox Fish It Terbaru 16 Juli 2026

Lebih jauh dia menuturkan, kalau seluruh dana kegiatan organisasi yang ada didalam wilayah kota Sungaipenuh, harus ditanggung oleh pemerintah, bagaimana pembangunan sektor-sektor yang lain bisa berjalan.

“Pemerintah disini hanya sifatnya mensupport, artinya kalaupun ada bantuan disesuaikan dengan kemampuan dan ketentuan,” tegas dia.

Sementara itu, salah seorang pengurus ISMA kota Sungaipenuh, yang enggan dikutip identitasnya, memaparkan, pemerintah kota Sungaipenuh, melalui walikota sudah membantu maksimal.

“Pak wali sudah membantu kita, sudah maksimal, baik materi maupun pemikiran. Memang usai kegiatan dana kita kurang, akibat salah perhitungan,” aku dia.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Secara Inklusif dan Berkelanjutan

Dia juga menegasakan, terkait hadiah tabanas bagi pemenang lomba, tidak berkaitan dengan pemerintah kota Sungaipenuh. “Kita ucapkan terimakasih kepada pak wali atas Support beliau yang maksimal. Malah beliau sudah memenuhi undangan kita untuk hadir pada acara penutupan,” Ucapnya

Lebih jauh dia membeberkan, kekurangan anggaran dikarenakan adanya profosal kegaitan yang diajukan tidak direspon. “Ada beberapa donatur yang kita harapkan, namun tidak merespon profosal kita, sehingga kita kekurang dana. Sekali lagi saya katakan, tidak ada kaitannya dengan pemerintah kota Sungaipenuh”, tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Koordinasi pendamping sosial dan Dinas Sosial Sungai Penuh terkait penyaluran bantuan ATENSI

Daerah

Koordinasi Penyaluran Bantuan ATENSI di Kota Sungai Penuh Berjalan Lancar

Daerah

Dinas PUPR Kerinci Lakukan Perbaikan Jalan Renah Pemetik

Daerah

Ketua Umum PWI Pusat Serap Masukan Penguatan HPN 2023 di Sumut Lintas Unsur

Daerah

Sengketa Lahan Simpang Abadi Kian Meruncing Fokus Tindak Pidananya Dulu

Advertorial

Wagub Sani, Pemerintah Komitmen Beri Layanan Adminduk Bagi Disabilitas
Tol Jambi

Daerah

Dua Ruas Tol di Jambi Resmi Masuk PSN Era Prabowo, Arah Baru Konektivitas Sumatera

Daerah

Wako Ahmadi Lepas Keberangkatan Santri/Santriwati
DBH Provinsi jambi

Advertorial

KURANG BAYAR DANA BAGI HASIL PEMPROV JAMBI TAHUN 2023 YANG DISALURKAN KE RKUD tahun 2024