Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Sosbud

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:22 WIB

Pepatah Minang yang Mengajarkan Keadilan Sosial

Oplus_131072

Oplus_131072

Eksisjambi.com,Padang – Di tengah dinamika kehidupan modern yang dipenuhi dengan persaingan kekuatan dan kecerdasan, masyarakat Minangkabau memiliki warisan bijak berupa pepatah “Gadang jan malendo, cadiak jan manjua.” Pepatah ini bukan sekadar ungkapan budaya, tetapi juga menjadi nilai moral yang mengajarkan pentingnya keadilan dan etika dalam menggunakan kekuatan maupun kecerdasan.

Secara harfiah, pepatah tersebut berarti yang besar jangan menindas, yang cerdas jangan menipu. Dalam praktiknya, pepatah ini menjadi pedoman bagi masyarakat agar tidak menyalahgunakan kelebihan yang dimiliki untuk merugikan orang lain. Kekuatan dan kecerdasan, yang semestinya menjadi alat untuk menolong dan memajukan, justru bisa menjadi alat penindasan jika digunakan secara salah.

 “Gadang jan malendo, cadiak jan manjua” mencerminkan nilai kesetaraan dan empati dalam tatanan masyarakat Minang.”ungkapan Dr. Rinaldi

Baca Juga :  Kemendagri Beri Sanksi Pemberhentian Sementara kepada Bupati Aceh Selatan 

Banyak contoh dalam kehidupan yang menunjukkan relevansi pepatah ini. Para pemimpin diingatkan agar tidak menggunakan kekuasaannya untuk menindas rakyat. Sebaliknya, rakyat pun didorong untuk menuntut keadilan dengan cara yang bijak. Dalam ranah pendidikan, kecerdasan yang dimiliki siswa sebaiknya digunakan untuk menolong teman, bukan untuk mengejek atau menipu.

Sementara itu, dalam lingkungan kerja, karyawan yang memiliki jabatan tinggi tidak boleh memanfaatkan kedudukannya untuk menjatuhkan yang lain. Sebaliknya penghargaan harus diberikan kepada mereka yang menjunjung etika dan moralitas dalam bekerja.

Sebagai konsekuensi dari nilai tersebut, masyarakat Minang dikenal sebagai komunitas yang menjunjung tinggi rasa keadilan. Selain itu, mereka juga menanamkan prinsip bahwa hidup bermasyarakat harus berlandaskan kesetaraan, bukan kekuasaan atau kepintaran semata.

Baca Juga :  Bersama Puluh Awak Media Tanjabtim KPU Gelar Coffe Morning

Lebih jauh lagi, jika pepatah ini diamalkan secara luas, maka akan tercipta tatanan sosial yang harmonis dan saling menghargai dan Pada akhirnya, masyarakat yang adil akan terwujud jika setiap individu mampu menahan diri dari menyalahgunakan kekuatannya.

Dan Pepatah “Gadang jan malendo, cadiak jan manjua” merupakan warisan budaya Minangkabau yang patut dijadikan pedoman dalam kehidupan sosial. Dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, masyarakat dapat tumbuh menjadi lebih adil, empatik, dan beradab. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, nilai ini bahkan relevan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Komisi X DPR RI menyoroti skema UKT yang dinilai tidak adil

Daerah

Komisi X DPR Soroti Skema UKT, Anak ASN Dinilai Kerap Tak Tepat Sasaran

Daerah

Kasus Pembobolan Dana Nasabah Bank Jambi Rp144,82 Miliar Terungkap

Advertorial

Pjs Gubernur Sudirman Bantah Pemprov Jambi Alami Defisit Anggaran di 3 Tahun Terkahir, Ini Penjelasannya

Daerah

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) se-Provinsi Jambi periode 2023-2025 resmi dilantik

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Lakukan Study Tiru Terkait Implementasi SPBE di Kabupaten Lombok Barat
Komisi I DPR RI, Puspenerbal Juanda, Bandara Juanda, Sukamta

Daerah

Komisi I DPR RI Tinjau Puspenerbal Juanda, Soroti Status Aset dan Penguatan Pertahanan
Robot humanoid “Lightning” buatan Honor memecahkan rekor dunia half-marathon

Internasional

Robot Humanoid Pecahkan Rekor Manusia di Half-Marathon Beijing

Advertorial

Pemkab Kerinci dan Ditresnarkoba Polda Jambi Gelar Sosialisasi: Perangi Narkoba Dimulai dari Desa