Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:12 WIB

Perdagangan Indonesia dengan Negara D-8 Menguat Jelang KTT 2026, Ekspor Tembus 25,7 Miliar USD

Perdagangan Indonesia Meningkat

Perdagangan Indonesia Meningkat

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 kelompok negara berkembang Developing-8 Organization for Economic Cooperation (D-8) pada April 2026, kinerja perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota menunjukkan tren positif.

Pada tahun 2025, nilai ekspor Indonesia ke negara-negara D-8 tercatat mencapai 25,7 miliar dolar AS, meningkat 10,7 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu motor perdagangan di antara negara anggota D-8 sekaligus memperkokoh peran strategisnya sebagai tuan rumah KTT D-8 tahun 2026.

Sejumlah komoditas unggulan nasional masih menjadi penopang utama ekspor Indonesia ke negara-negara anggota D-8. Produk energi seperti batu bara serta komoditas perkebunan Minyak Kelapa Sawit (CPO) tetap mendominasi nilai perdagangan.

Baca Juga :  Dampak Ekspor CPO Satu Pintu Lewat Danantara Dinilai Berisiko Tekan Petani Sawit Jambi

Selain sektor energi dan sumber daya alam, produk dari sektor industri pengolahan juga menunjukkan kontribusi yang signifikan. Produk-produk manufaktur Indonesia semakin mampu bersaing di pasar internasional, terutama di negara-negara berkembang yang memiliki kebutuhan industri dan konsumsi yang terus meningkat.

Peningkatan ekspor ini di nilai menjadi indikator semakin kuatnya daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus mencerminkan keberhasilan strategi di versifikasi ekspor yang di lakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Hubungan perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara anggota D-8 terus menunjukkan perkembangan positif. Kerja sama ekonomi dengan Malaysia, Pakistan, dan Turki menjadi salah satu pilar penting dalam peningkatan volume perdagangan tersebut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Indonesia dalam Perundingan dengan AS

Selain memperluas pasar ekspor, sinergi antarnegara anggota juga di harapkan dapat memperkuat rantai pasok regional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di kawasan negara-negara berkembang.

Pemerintah Indonesia memandang pelaksanaan KTT D-8 pada April 2026 sebagai momentum strategis untuk memperdalam kerja sama ekonomi, investasi, serta perdagangan antarnegara anggota.

Melalui forum tersebut, Indonesia di harapkan dapat mendorong berbagai inisiatif kerja sama baru, memperluas akses pasar bagi produk nasional, serta memperkuat ketahanan ekonomi di tengah dinamika perekonomian global.

Dengan tren ekspor yang terus meningkat, Indonesia optimistis kerja sama dengan negara-negara anggota D-8 akan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.*+

Share :

Baca Juga

Kerinci

Bupati H. Adirozal Ikuti Upacara Peringatan HUT Perumda Air Minum Tirta Sakti ke 32 tahun 2022

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Menjenguk Ustadz Abdul Wahab Wahid Yang Sedang Di Rawat Di RSUD KH.Daud Arif

Daerah

Kodok Kaca, Amfibi Unik dengan Tubuh Transparan

Advertorial

Gebyar Pelayanan Prima 2024: Pjs. Bupati Tanjab Barat Dukung Pelayanan Publik Inklusif dan Inovatif

Daerah

Wagub Sani Hadiri Khataman Al-Qur’an Yayasan Nurul Hidayah Jambi

Advertorial

Pertemuan Bupati Monadi dan TNKS Bahas Jalur Jalan Renah Pemetik
Seorang residivis bernama Ali tewas diamuk massa di Tompobulu

Daerah

Viral..Amuk Massa di Tompobulu, Residivis Tewas, Warga Ungkap Ketakutan Lama

Daerah

Sekda Agus Sanusi Buka Acara Dialog Lintas Agama