Sungai Penuh,http://Eksisjambi.com – Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.M., bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh menghadiri puncak rangkaian Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh yang digelar di Anjungan Utama Tanah Mendapo, Sabtu (4/7/2026).
Kenduri Sko yang mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab” menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kota Sungai Penuh. Tradisi adat tersebut kembali diselenggarakan setelah kurang lebih 19 tahun vakum, sebagai hasil musyawarah dan kesepakatan bersama antara anak batino dan anak jantan dari enam luhah untuk menjaga serta melestarikan adat istiadat warisan leluhur.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menghidupkan kembali tradisi Kenduri Sko.
Menurutnya, Kenduri Sko bukan sekadar agenda budaya, melainkan simbol persatuan masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Kenduri Sko merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga bersama. DPRD Kota Sungai Penuh mendukung penuh upaya pelestarian adat sebagai bagian dari identitas daerah dan kekayaan budaya yang patut diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Hutri Randa.
Ia menegaskan, DPRD akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pelestarian budaya yang menjadi bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat serta penguatan identitas daerah.
Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Bupati Kerinci Monadi, Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Wakil Bupati Kerinci Murison, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, pimpinan perguruan tinggi, kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Berbagai rangkaian prosesi adat, mulai dari penyambutan tamu kehormatan hingga prosesi Kenduri Sko, berlangsung penuh khidmat dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.
Melalui momentum tersebut, DPRD Kota Sungai Penuh kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh dan lembaga adat dalam menjaga kelestarian budaya, memperkuat persatuan masyarakat, serta melestarikan warisan luhur sebagai identitas dan kebanggaan Kota Sungai Penuh.*







