JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencetak sejarah baru dengan menganugerahkan Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu kepada Reno, anjing pelacak (K9) milik Polda Riau, Rabu kemarin.
Penghargaan tersebut di berikan secara resmi oleh Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa Reno yang di nobatkan sebagai “Pahlawan Kemanusiaan”.
Reno menjadi satwa pertama di Indonesia yang menerima penghargaan resmi setingkat medali kehormatan dari Kapolri. Anjing ras herder yang lahir pada tahun 2017 itu di kenal memiliki dedikasi tinggi dalam berbagai misi kemanusiaan, khususnya dalam pencarian dan penyelamatan korban bencana alam.
Dalam catatan tugasnya, Reno terlibat aktif dalam sejumlah operasi penting Polri. Dedikasinya mencapai puncak pengorbanan saat menjalankan misi pencarian korban bencana di Sumatera Barat,
Di mana Reno menghembuskan napas terakhirnya pada 30 November 2025. Kepergian Reno meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi jajaran Polda Riau, tetapi juga bagi institusi Polri secara keseluruhan.
Kapolri dalam keterangannya menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas loyalitas, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih yang telah di tunjukkan Reno selama bertugas. Menurutnya, jasa Reno tidak dapat di ukur hanya sebagai bagian dari tugas, melainkan sebagai kontribusi nyata dalam menyelamatkan nyawa manusia.
Lebih lanjut, dedikasi luar biasa Reno bahkan mendorong Polri untuk merumuskan aturan baru terkait pemberian penghargaan bagi satwa berjasa, khususnya anjing pelacak K9 yang selama ini berperan penting dalam berbagai operasi kepolisian dan kemanusiaan.
Langkah progresif Polri ini juga mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Aktivis sekaligus seniman Melanie Subono menyampaikan penghormatan tinggi atas penghargaan yang di berikan kepada Reno.
“Reno adalah pahlawan. Belum pernah ada instansi di Indonesia yang menghargai hewan seperti ini. Ini langkah maju yang sangat manusiawi,” ujar Melanie.
Kini, nama Reno di abadikan sebagai simbol kesetiaan, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih, tidak hanya bagi jajaran Kepolisian, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Kisah Reno menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada kemanusiaan dapat datang dari siapa saja, bahkan dari seekor anjing yang setia menjalankan tugas hingga akhir hayatnya.**







