Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 22 September 2026 - 16:35 WIB

Pemerintah Lunasi Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun kepada Bank Indonesia

JAKARTA, Eksisjambi.com – Pemerintah Republik Indonesia resmi menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia (BI). Penyelesaian kewajiban tersebut menjadi penanda berakhirnya salah satu beban fiskal yang berasal dari penanganan krisis ekonomi 1997–1998.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa obligasi BLBI diterbitkan pemerintah sebagai bagian dari langkah penyelamatan sistem keuangan nasional saat krisis moneter melanda Indonesia pada 1997–1998.

Dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9/2026), Suahasil menjelaskan bahwa kewajiban tersebut telah dibayarkan secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama bertahun-tahun.

Menurutnya, pembayaran terakhir dilakukan pada Agustus 2026 menggunakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang bersumber dari sisa surplus Bank Indonesia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Malaysia

“Pembayaran tersebut menandai selesainya seluruh kewajiban pemerintah kepada Bank Indonesia terkait obligasi BLBI dengan total nilai mencapai Rp218,3 triliun,” ujar Suahasil.

Meski demikian, Suahasil menegaskan bahwa pelunasan utang pemerintah kepada BI tidak berarti menghapus hak negara untuk menagih kewajiban para obligor maupun debitur BLBI yang hingga kini belum menyelesaikan tanggung jawabnya kepada negara.

Pemerintah, kata dia, tetap akan melanjutkan upaya penagihan terhadap pihak-pihak yang masih memiliki kewajiban berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik penyelesaian pembayaran obligasi BLBI tersebut. Menurut Menkeu, Presiden menilai pelunasan ini merupakan bagian penting dari perjalanan panjang Indonesia dalam menyelesaikan dampak krisis ekonomi yang terjadi lebih dari dua dekade lalu.

Baca Juga :  Gubernur Alharis Serahkan Bantuan Ambulance Untuk RS.DKT Kerinci

Selain menjadi tonggak dalam pengelolaan keuangan negara, penyelesaian kewajiban tersebut juga diharapkan menjadi pembelajaran berharga bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional pada masa mendatang.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola fiskal yang sehat, menjaga kredibilitas keuangan negara, serta memastikan seluruh hak negara tetap diperjuangkan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Kerinci Siapkan Kajian Risiko Bencana 2026, Perkuat Mitigasi Demi Pembangunan Berkelanjutan

Daerah

PERANSAKA Nasional 2022 resmi dibuka oleh Plt. Seskemenpora

Daerah

PJS Jambi Edukasi Mahasiswa Kukerta UNBARI Bijak Bersosial Media di Tahun Politik

Daerah

Wako Alfin Shalat Jumat dan Silaturahmi di Renah Kayu Embun
Anggota DPR RI

Internasional

DPR Amelia: TNI Harus Modernisasi Strategi, Bukan Hanya Alutsista

Daerah

Racun Kalajengking Jadi Salah Satu Cairan Termahal di Dunia, Bernilai Fantastis

Artikel

Kenzo Selamatkan Mutiara dari Rumah Sakit, Episode 348 Merangkai Kisah Indah Penuh Ketegangan
Kode Redeem MLBB 5 Agustus 2026

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends (MLBB) 5 Agustus 2026 Buruan Klaim