Home / News

Senin, 29 September 2025 - 19:37 WIB

Presiden Kolombia Sebut New York Tak Lagi Layak Jadi Markas Besar PBB

Presiden Kolombia

Presiden Kolombia

NEW YORK – Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Sabtu (27/9) menilai New York mungkin tidak lagi pantas menjadi lokasi markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah Amerika Serikat (AS) mencabut visanya.

Menurut Petro, keputusan Washington itu jelas melanggar prinsip imunitas yang menjadi dasar keberadaan PBB. Ia pun menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional.

Sehari sebelumnya, Jumat (26/9), Petro ikut dalam aksi demonstrasi pro-Palestina di luar markas besar PBB, New York. Dalam orasinya, ia meminta tentara AS agar tidak mengarahkan senjata mereka kepada kemanusiaan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Edi Purwanto : Tertibkan Aset di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi

“Lawan perintah Trump! Patuhi perintah kemanusiaan!” seru Petro.

Tidak lama berselang, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan di media sosial bahwa visa Petro dicabut karena dianggap melakukan aksi yang “sembrono dan provokatif”.

Menanggapi itu, Petro menegaskan melalui platform X bahwa dirinya memang sudah kehilangan visa AS.

“Saya tidak peduli. Ada imunitas penuh bagi para presiden yang menghadiri Sidang Umum PBB,” tulisnya.

Lebih jauh, Petro juga mengecam langkah Washington yang disebutnya menghalangi kehadiran perwakilan Palestina di Sidang Umum PBB. Ia kembali meminta komunitas internasional untuk menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga :  Sebanyak 35 Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

 “Menolak masuknya Otoritas Palestina dan mencabut visa saya karena meminta tentara AS dan Israel untuk tidak mendukung genosida  yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan secara keseluruhan  menunjukkan bahwa pemerintah AS tidak lagi mematuhi hukum internasional,” tegas Petro.

Presiden Kolombia itu bahkan mendesak Presiden AS Donald Trump agar mempertimbangkan kembali dukungannya terhadap aksi militer Israel di Gaza.

 “AS tidak akan meraih kejayaan dengan membunuh bayi-bayi yang tak berdaya,” ujarnya.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Baliho Menjamur di Jalanan Kabupaten Tanjab Timur, Sapril Siap Maju di Pilkada 2024

Daerah

Sekda Alpian Buka Raimuna Pramuka Kwarcab Sungai Penuh

Advertorial

Bupati tanjab Barat Buka Secara Resmi Turnamen Gasing Undi Tabung Di Kampung Baru Seberang Kota

Daerah

Ketua H.Fajran Pimpin Paripurna LKPJ Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2022

Nasional

Pemerintah Pastikan Bantuan Pangan 10 Kg Beras Siap Didistribusikan ke 18,3 Juta KPM

Daerah

Kisah Nabi Sulaiman AS: Raja yang Kaya Harta, Kaya Ilmu, dan Penakluk Jin
Target Ekonomi RI

Internasional

Pemerintah Targetkan Investasi Rp 13.032 Triliun untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8% pada 2029
Tradisi Pelepasan Jamaah Haji di Kota Sungaipenuh

Daerah

Tradisi Pelepasan CJH Depati Payung Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh