Home / Bangko / News

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:11 WIB

Program MBG Merangin Mendadak Jadi Percontohan

Eksisjambi.com — Kabupaten Merangin mendapat apresiasi yang tinggi dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas inovasinya dalam melaksanakan program ketahanan pangan daerah.

Inovasi tersebut, adanya alokasi dana 20 persen penggunaan dana desa yang di fokuskan untuk ketahanan pangan, pada paparan materi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di sampaikan Wabup H Abdul Khafidh, di Rapat Validasi Data Titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sumatera di Palembang pada Kamis 02/10/2025.

‘’Dana sebesar 20 persen dari setiap desa dalam satu kecamatan itu di satukan, kemudian di gunakan untuk menjadi modal ternak ayam potong, ayam petelur, budidaya ikan, pertanian padi sawah, jagung, sayuran dan bahan pokok yang di butuhkan dapur MBG,’’terang Wabup.

Sedangkan hasil produksi dari semua usaha itu lanjut Wabup, akan mampu langsung menyuplai bahan baku kebutuhan SPPG di daerah tersebut setiap harinya, yang menyesuaikan kebutuhan menu SPPG setiap harinya.

Baca Juga :  Buka Festival Olahraga Petualangan dan Tantangan

Usai melakukan paparan materi itu, Wabup Merangin langsung mendapat aplus tepuk tangan luar biasa dari para peserta rapat. Bahkan Ny Ernia Sofi Yessi, Sekretaris Deputi Bidang Sistem Tata Kelola BGN sekaligus Koordinator Wilayah Sumatera, berharap kabupaten/kota lainnya, bisa mengadopsi program Merangin tersebut.

Program ketahanan pangan di Kabupaten Merangin itu di anggap Sekretaris Deputi, sangat luar biasa dan akan sangat membantu upaya BGN (melalui kegitan SPPG) yang selama ini kesulitan mencari bahan baku, untuk kebutuhan setiap harinya.

‘’Bayangkan, kami sudah bekerja siang dan malam untuk memasak, tapi masih di pusingkan dengan kebutuhan bahan pokok, Program ketahanan pangan 20 persen dari dana desa ini sangat membantu dan Ini harus di contoh kan, kalau Merangin bisa, kenapa daerah lain tidak,’’terang Sekretaris Deputi yang lebih akrap di sapa Yessi ini.

Terpisah, Noudy Reinold Pierre Tendean, Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri sekaligus Anggota Tim Pelaksana Wilayah Sumatera memandang, program 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan itu sebagai langkah strategis dan memiliki potensi ganda.

Baca Juga :  Polres Merangin Semarakkan Ramadhan Dengan Tarawih Serta Tadarus Al Qur’an

Program ini lanjut Noudy Reinold Pierre Tendean, akan sangat membantu SPPG, sekaligus menguntungkan dan membahagiakan petani, karena hasil panennya langsung ada yang menampung dan tercipta perputaran uang yang lebih cepat.

Terjadi perputaran yang yang lebih cepat terang Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri ini, karena petani, peternak dan pembudidaya ikan, jadi memiliki pembeli yang jelas, menghilangkan keraguan untuk terus berproduksi.

‘’Terimakasih Pak Wakil Bupati, saya kira ini adalah langkah-langkah yang sangat di butuhkan oleh Pemerintah. Program ini sarat dengan potensi bisnis, SPPG terbantu, petaninya senang dan bahagia. Ide ini jangan sampai di ambil oleh pebisnis murni. Nanti kasian petaninya,’’sebut Noudy Reinold Pierre Tendean. *Bas R*

Share :

Baca Juga

DPR memediasi sengketa antara bank negara dan jemaa

Daerah

DPR Mediasi Sengketa Bank Negara dan Jemaat, Tekankan Perlindungan Nasabah

Bangko

Yasinan Dirumah Dinas Tetap Patuhi Prokes
Astrea grand 90an

Daerah

Honda Astrea Grand: Motor Bebek Paling  Diburu Kolektor
keluarga berintegritas

Daerah

Keluarga Jadi Garda Terdepan Tanamkan Nilai Antikorupsi Sejak Dini

Advertorial

Wagub Sani Buka Rakor FOPD Bidang Infrastruktur

Daerah

Wako dan Wawako Sungai Penuh Sambut Kunjungan HDCI Bekasi

Daerah

Serahkan Daftar Bacaleg Ke KPU, Hanura Bungo Targetkan 5 Kursi Legislatif

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Lepas Jamaah Haji 2026, Wako Alfin Titip Doa untuk Daerah