Eksisjambi.com, Tanjabar- Proyek pengadaan aplikasi Sistem Management Kepegawaian (SIMEKA) pada Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi eror.
Menurut Kepala BKPSDM Kabupaten Tanjabbar, Gatot Suwarso, gangguan aplikasi lantaran ada kesalahan teknis.
Menanggapi hal it, Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat, kaget melihat aplikasi SIMEKA tidak bisa digunakan.
Dalam pesan WhatsApp kepada awak media, aplikasi ini sudah bisa diluncurkan di awal Januari 2023.
“Kadis harus segera mengoperasionalkan di awal bulan th 2023, itu janjinya,” ucap Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadinya, senin (02/01/2023).
Sebelumnya, aplikasi SIMEKA ini telah diluncurkan Bupati. Proyek digital ini menelan dana Rp 186 juta, melalui APBD – P tahun 2022, dikerjakan oleh CV Jambi Media Teknologi.
Aplikasi ini dibuat dengan harapan memudahkan memantau kehadiran 5.000 pegawai.
Tidak berfungsinya aplikasi SIMEKA dengan baik, Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat menilai pihak BKPSDM tidak sesuai apa yang diucapkan pada saat pemaparan dihadapannya
Bupati dengan tegas mengatakan meminta pertanggung jawaban kaban, dikarenakan aplikasi SIMEKA sangat dibutuhkan.(eko)







