SUNGAI PENUH,http://Eksisjambi.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sungai Penuh yang berdomisili di Hamparan Rawang menunjukkan aksi solidaritas sosial kepada korban penusukan sadis, Zakir Maulana (15), siswa kelas XI SMAN 5 yang beralamat di Simpang Tiga Hamparan Rawang.
Zakir menjadi korban penganiayaan berat setelah kunci motor menancap di bagian kepalanya, insiden yang sempat mengguncang warga Hamparan Rawang dan sekitarnya.
Untuk proses penyembuhan, keluarga korban telah menghabiskan biaya pengobatan lebih dari Rp80 juta dan harus menjalani perawatan lanjutan berupa kontrol medis sebanyak enam kali di Rumah Sakit M. Jamil Padang.
Kunjungan solidaritas ini di pimpin oleh Yasir Firman, yang sekaligus bertindak sebagai ketua rombongan. Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian atas musibah berat yang menimpa salah satu anak Kemenakan Putra Hamparan Rawang.
“Ini bentuk kepedulian kami atas musibah yang menimpa anak keponakan Hamparan Rawang, Bantuan sosial ini memang ala kadar, tetapi kami berharap dapat meringankan beban biaya pengobatan Zakir Maulana,” ujar Yasir Firman.
Sementara itu, perwakilan Satpol PP lainnya, Yusran, menyampaikan bahwa musibah yang menimpa Zakir menjadi tanggung jawab moral seluruh masyarakat Hamparan Rawang.
“Kepedulian terhadap musibah ini akan menjadi tanggung jawab bersama, baik anak jantan maupun anak batino Kecamatan Hamparan Rawang,” ujarnya.
Orang tua korban, Asri Deli Datuk, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan dan perhatian dari Satpol PP Kota Sungai Penuh serta masyarakat Hamparan Rawang.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian terhadap musibah yang menimpa anak kami, Zakir Maulana. Dengan ekonomi yang terbatas, kami tetap berusaha maksimal untuk pengobatan anak kami. Saat ini sudah enam kali kontrol di RSU M. Jamil Padang,” ungkapnya.
Namun Asri Deli Datuk juga mengeluhkan belum adanya kejelasan mengenai penegakan hukum atas kasus penganiayaan tersebut.
“Hingga saat ini belum ada kepastian hukum yang jelas dan Kami berharap aparat penegak hukum dapat memproses kasus ini sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Peristiwa yang menimpa Zakir Maulana menuai keprihatinan publik, Warga berharap kasus ini dapat segera di tuntaskan dan pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku, sehingga kejadian serupa tidak terulang.
Aksi solidaritas yang di tunjukkan Satpol PP Kota Sungai Penuh menjadi bukti bahwa pemerintah daerah dan masyarakat Hamparan Rawang memiliki kepedulian tinggi terhadap warganya, terutama saat musibah dan kebutuhan mendesak.
Dan Solidaritas juga di lakukan oleh pemuda dan pemudi ( Karang Taruna) serta forum Kepala Desa dan masyarakat umum Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. (*)







