EKSISJAMBI.COM, BANGKO – Setelah di lantik beberapa waktu lalu, para Kepala Sekolah (Kepsek) di lingkungan Kabupaten Merangin segera memulai tugas barunya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin, Misrinadi, tidak tinggal diam.
Ia turun langsung mendampingi dan mengantarkan para kepala sekolah tersebut menuju tempat penugasan yang baru pada hari Kamis, 11 Juni 2026.
Langkah ini di ambil sebagai bentuk pengenalan resmi sekaligus upaya mempersiapkan penyelarasan awal. Dengan kehadiran Kadis Dikbud secara langsung, di harapkan tercipta komunikasi yang baik antara kepala sekolah yang baru dengan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tujuan.
Kecamatan Bangko menjadi wilayah pertama yang dikunjungi dalam rangkaian agenda pengantaran ini. Beberapa sekolah yang di kunjungi dan menerima kepala sekolah baru antara lain SDN 282 Merangin, SDN 115 Merangin, SDN 88 Merangin, SDN 60 Merangin, dan SDN 98 Merangin.
Dalam kesempatan tersebut, Misrinadi menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan proses pergantian pimpinan di sekolah berjalan lancar dan tanpa hambatan.
“Kami ingin memastikan transisi kepemimpinan di sekolah-sekolah ini berjalan mulus. Kepala sekolah yang baru di lantik harus segera mengenali lingkungan kerjanya, memetakan potensi yang di miliki sekolah, serta mampu merangkul dan bekerja sama dengan seluruh guru yang ada,” tegasnya saat memberikan arahan di salah satu sekolah di Kecamatan Bangko.
Lebih lanjut, Misrinadi berpesan agar para pimpinan sekolah yang baru menjabat dapat menyingkirkan kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menekankan bahwa fokus utama harus di arahkan pada upaya peningkatan kualitas dan mutu pendidikan yang tercermin dalam hasil rapor pendidikan sekolah masing-masing.
“Jangan ada sekat pemisah antara kepala sekolah baru dengan guru-guru yang sudah ada sebelumnya. Tugas utama kita semua adalah memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi generasi muda di Merangin. Saya minta agar segera bekerja secara maksimal, menciptakan berbagai inovasi pembelajaran, serta senantiasa menjaga kekompakan tim di sekolah,” tambahnya lagi.
Menurut Misrinadi, kebijakan rotasi dan pelantikan kepala sekolah merupakan hal yang wajar dan biasa di lakukan dalam rangka penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja. Namun, hal yang paling ditekankan adalah kemampuan para pimpinan baru untuk segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi sekolah, sehingga tidak terjadi penundaan dalam pelaksanaan program kerja yang telah di rencanakan.
Agenda pengantaran tugas ini tidak hanya berhenti di Kecamatan Bangko. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin berencana melanjutkan kegiatan serupa ke kecamatan-kecamatan lain yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dalam beberapa hari ke depan.
Hal ini di lakukan agar seluruh sekolah yang mendapatkan kepemimpinan baru dapat segera memulai langkah-langkah positif demi kemajuan dunia pendidikan di Merangin. (Kominfo)*Bas R*







