Home / Daerah / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Sosbud

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:09 WIB

Tradisi Melemang Warnai Rangkaian Kenduri Sko Depati IV Kumun Debai

Eksisjambi.com,Kumun Debai- Dalam semangat melestarikan warisan budaya leluhur, masyarakat Kumun Debai kembali mengelar tradisi melemang sebagai bagian dari rangkaian acara Kenduri Sko Depati IV yang digelar lima tahun sekali. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan mulai pada hari jumat dan hari Sabtu di halaman rumah-rumah warga yang tergabung dalam wilayah Depati IV Kumun Debai.

Tradisi melemang merupakan proses memasak makanan khas berupa lemang beras ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan kelapa, yang dilakukan secara serentak oleh kaum ibu, anak jantan, dan anak batino, Lemang ini bukan sekadar hidangan, tetapi simbol dari kehangatan, persatuan, dan keberkahan dalam setiap hajatan adat masyarakat Kerinci, khususnya di Kumun Debai.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Pimpin Apel Peringatan HAB Ke 78 Tahun 2024 Kementerian Agama RI

“Melemang bukan hanya soal memasak lemang, tapi lebih dari itu, ini bentuk penghormatan kepada tradisi, leluhur, dan juga sebagai lambang persatuan dalam satu suku Depati IV Kumun Debai,” ujar ntino Raffi.

Proses melemang dimulai sejak pagi hari. Para ibu dan gadis sibuk menyiapkan bahan-bahan, sementara para pemuda membantu menyiapkan bambu dan api pembakaran. Kegiatan ini diselingi dengan canda tawa, petuah adat, serta lantunan doa-doa agar acara Kenduri Sko berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh anak jantan dan anak batino dalam wilayah adat.

Ketua lembaga Kerapatan Adat Depati IV Kumun Debai,Barnis Dpt, mengatakan bahwa tradisi melemang akan terus dilestarikan sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Kumun Debai.

Baca Juga :  Kebutuhan Susu Nasional Jauh Lampaui Produksi Dalam Negeri, DPR Dorong Opsi Strategis

“Kenduri Sko tanpa Melemang ibarat tubuh tanpa nyawa, Lemang adalah simbol adat dan keharmonisan hidup berkeluarga di tengah masyarakat adat, Tradisi ini harus kita jaga dan wariskan ke generasi muda,” ungkapnya.

Ratusan lemang yang telah matang nantinya akan dibagikan dan disantap bersama dalam puncak acara Kenduri Sko pada Minggu, 6 Juli 2025 mendatang, Acara tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh Gubernur Jambi Alharis, tokoh adat, perantau Kumun Debai dari berbagai daerah, serta ribuan masyarakat umum.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian adat, tradisi melemang menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya lokal masih kuat mengakar di tengah modernisasi zaman.(Khairul)

 

Share :

Baca Juga

Sekda Provinsi Jambi

News

Sekda Sudirman Pimpin Exit Meeting dan Entry Meeting Bersama BPK RI
BMW Astra

News

BMW Astra Tingkatkan Daya Saing dan Layanan Premium Menjelang 2026

Daerah

Dilla-Tanja Tawarkan 18 Program Kerja Nyata Bangun Tanjabtim

Advertorial

DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ

Daerah

Wawako ANTOS Resmi Kukuhkan Forum Kota Sehat Kota Sungai Penuh

Daerah

Belum Lama Dibangun Gorong – Gorong Di Desa Talang Kemuning Sudah Ambruk

Daerah

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Pemkab Kerinci Teken MoU dengan Kejari Sungai Penuh
Ajian Sirna Kalut

Daerah

Ilmu Ajian “Sirna Kalut”, Warisan Spiritual untuk Menenangkan Jiwa