Home / Internasional / Nasional / News

Selasa, 18 November 2025 - 11:13 WIB

Ukraina Siap Beli 100 Jet Tempur Rafale F4 dari Prancis

Rafale Prancis (TMS(

Rafale Prancis (TMS(

TMS,http://Eksisjambi.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menandatangani deklarasi bersama di Paris untuk memperkuat kemampuan pertahanan jangka panjang Ukraina serta memperluas kerja sama industri pertahanan kedua negara.

Kesepakatan strategis ini menandai fase baru dalam hubungan militer Ukraina – Prancis di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Rusia.

Salah satu poin penting dalam deklarasi tersebut adalah rencana pembelian hingga 100 jet tempur Dassault Rafale F4 oleh Ukraina, dengan target implementasi penuh pada tahun 2035.

Langkah ini di pandang sebagai investasi besar Ukraina untuk meningkatkan kekuatan udara sekaligus menyesuaikan interoperabilitas dengan standar tempur negara-negara NATO.

Menurut Presiden Zelenskyy, perjanjian ini memberikan akses bagi Ukraina terhadap teknologi militer tercanggih yang di miliki Prancis.

 “Dokumen yang di tandatangani dengan Prancis memberi Ukraina kesempatan untuk membeli peralatan militer dari basis industri dan teknologi pertahanan Prancis,” ujarnya.

Selain jet tempur, Ukraina juga mempertimbangkan pembelian berbagai sistem pertahanan lainnya, termasuk:

  • Sistem pertahanan udara SAMP/T,
  • Unit radar,
  • Rudal udara-ke-udara,
  • Bom udara berpemandu presisi.
Baca Juga :  BMKG : peningkatan status Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung

Dalam kesempatan yang sama, Zelenskyy mengumumkan bahwa kerja sama produksi pertahanan bersama akan di mulai pada tahun ini.

Fokus awal terletak pada produksi drone pencegat serta pengembangan berbagai komponen penting untuk mendukung drone buatan Ukraina.

“Tahun ini juga, proyek bersama antara industri pertahanan kita akan di mulai: kita akan bersama-sama memproduksi drone pencegat dan mengembangkan teknologi serta komponen penting yang dapat di integrasikan ke dalam drone Ukraina,” kata Zelenskyy.

Prancis tercatat sebagai salah satu sekutu Eropa Barat yang konsisten mendukung Ukraina sejak invasi Rusia di mulai.

Sebelumnya, Prancis telah mengirimkan rudal jelajah SCALP-EG, howitzer gerak mandiri Caesar, serta berbagai sistem pertahanan udara jarak pendek dan menengah. Zelenskyy menegaskan apresiasinya terhadap dukungan ini.

“Saya berterima kasih kepada Prancis atas langkah-langkah yang di ambil untuk memperkuat tentara dan negara kita,” tegasnya.

Baca Juga :  INDOMALPHI JWG TCA ke-30 Digelar di Bandung, Perkuat Keamanan Maritim Kawasan

Dassault Rafale F4 merupakan salah satu jet tempur generasi 4.5 tercanggih di dunia. Pesawat ini di lengkapi radar AESA modern, sistem peperangan elektronik mutakhir, serta jaringan tautan data yang kompatibel dengan ekosistem NATO.

Integrasi Rafale F4 ke dalam Angkatan Udara Ukraina akan menjadi lompatan signifikan dalam efektivitas serangan, pertahanan, dan pengintaian udara.

Sistem pertahanan udara SAMP/T, hasil kerja sama Prancis – Italia, di rancang untuk mencegat rudal jelajah, drone, hingga rudal balistik taktis.

Ukraina menilai sistem ini sangat penting guna membangun pertahanan berlapis, terutama untuk melindungi infrastruktur energi dan kawasan pemukiman yang terus menjadi target serangan Rusia.

Deklarasi kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa Prancis dan Ukraina semakin memperdalam hubungan pertahanan mereka, sekaligus memperkuat posisi Ukraina dalam menghadapi ancaman jangka panjang.(*)

Share :

Baca Juga

babi hutan melepas “rantai sakti” dan mandi di kolam

Daerah

Babi Hutan Lepaskan “Rantai Sakti”, Aksi Tak Biasa Viral di Media Sosial

Advertorial

Fokus Tangani Stunting, Wawako Antos Pimpin Rakor TPPS Penetapan Lokus dan Rencana Kerja 2024

Daerah

Imigrasi Kerinci Peringati Hari Ibu Ke-94
Kisah Rasulullah SAW

Artikel

Tangis Rasulullah SAW di Abwa, Rindu Sang Ibu Tercinta

Advertorial

Gubernur Jambi Al Haris : Idul Fitri Momen Saling Memaafkan 

Advertorial

Monev Plt Bupati Tanjab Timur, H, Robby Nahliansyah di Kecamatan Mendahara Terkait Stunting

Internasional

Berpikir Kritis Bukan Soal IQ: 5 Cara Melatih Otak agar Tajam dan Tidak Mudah Tertipu
Gerhana Matahari 2026

Internasional

Jadwal dan Lokasi Gerhana Matahari 2026, Ini Wilayah yang Bisa Menyaksikannya