Home / Bangko

Selasa, 24 Januari 2023 - 14:48 WIB

Wabup Tekankan Empat Poin, Soal Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

Wabup Merangin di dampingi istri saat bersama beberapa kadis dan para Kades di kecamatan Batang Masumai

 

Eksisjambi.com.Bangko -Wakil Bupati (Wabup) Merangin, Nilwan Yahya, laksanakan kunjungan kerja ke kecamatan Batang Masumai, kabupaten Merangin pada Selasa 24/01/2023.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi, memonitoring serta menekan angka stanting anak, serta penurunan angka kemiskinan yang Ekstrim di kecamatan Batang Masumai, terkhusus di Bumi Tali Undang Tambang Teliti.

‘’Empat poin penting ini harus cepat disikapi oleh seluruh stokeholder, sehingga dengan kebersamaan ini, angka stunting dan kemiskinan ekstrim bisa cepat kita turunkan,’’ujar Wabup didampingi Wakil Ketua TP PKK Merangin Ny Juniarti Nilwan

Keempat poin tersebut jelas wabup pada acara yang digelar di Aula Kantor Camat Batang Masumai itu, pertama Stunting merupakan isu penting untuk dituntaskan, sebab akan berakibat pada mutu sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Kedua lanjut wabup, kemiskinan dan stunting sangat erat hubungannya, walaupun tidak semua orang miskin anaknya Stunting. Untuk itu kunci menurunkan prevalensi stunting dengan cara melakukan intervensi terhadap permasalahan kemiskinan.

Baca Juga :  Bupati Beserta Unsur Pimpinan DPRD Diberi Gelar Adat Pada Puncak Acara HUT ke-73 Kabupaten Merangin

Sedangkan poin ketiga terang wabup, Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE).  PPKE merupakan upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pemberdayaan, pendampingan serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara.

Lebih lanjut dijelaskan wabup, Pemerintah sudah mengeluarkan data sasaran PPKE, berupa kumpulan informasi dan data keluarga serta individu anggota keluarga hasil pemutakhiran basis data keluarga Indonesia (Pendataan Keluarga – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional 2021) di setiap wilayah pemutakhiran (RT/Dusun/RW) dan setiap tingkatan wilayah.

‘’Administrasi (desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan pusat) yang tersimpan dalam file elektronik dan sudah divalidasi Nik oleh Dukcapil itu, memiliki status kesejahteraan,’’terang Wabup.

Baca Juga :  H Mashuri Serahkan Remisi kepada 232 Napi

Poin terakhir tegas wabup, intervensi stunting dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik ditujukan kepada anak pada 1.000 hari pertama kehidupan, misalnya dengan mengedukasi untuk para ibu hamil.

Tujuannya terang wabup lagi,  agar menambah asupan gizi untuk mengatasi kekurangan energi dan protein kronis serta mendorong pemberian ASI eksklusif. Sedangkan intervensi gizi sensitif dilakukan melalui berbagai kegiatan pembangunan di luar sektor kesehatan.

Hadir pada pertemuan yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan itu, Kadis PPKB Merangin H Abdaie, Kadis PMD Merangin Andre, Kadis Dukcapil Merangin Jaelani, Kadis Sosia Merangin Elvis, Camat Batang Masumai, para Kades, Kapus Kedesasan Panjang dan koordinator KB. -(Bas.R)-

Share :

Baca Juga

Advertorial

Wawancara Operator Gleder Oleh Tim Media TMMD Kodim 0420/Sarko

Advertorial

Pj Bupati Merangin Buka Pelatihan Tata kelola dan Pemasaran Destinasi Pariwisata

Bangko

Bupati M. Syukur Mewajibkan Camat Tinggal di Rumah Dinas

Advertorial

Bupati Merangin Sampaikan Pemberian Remisi HUT RI ke-78 Kepada 213 orang warga Binaanl Lapas Kelas II B Bangko

Advertorial

Bupati Merangin Apresiasi Harganas di- Banyuasin

Advertorial

Menjelang Pembukaan TMMD, Kasdim 0420/Sarko Pantau Kesiapan

Advertorial

Sang Kuda Hitam Ambil Posisi Pada Pilkada Merangin

Bangko

Menyala, Pangkalan Jambu Bulat ke MENAWAN