Home / Kota Sungai Penuh

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:24 WIB

Wako AJB Goro Bersama Gapoktan & Tomas Sungai Penuh

eksisjambi.com,SUNGAIPENUH – Walikota H.Asafri Jaya Bakri (AJB) didampingi Pj Sekda Alpian, SE. MM, mengikuti gotong royong (Goro) normalisasi Sungai Batang Bungkal, Sabtu (24/10).

Suasana akrab penuh kebersamaan begitu kental terasa antara Wako AJB dengan sejumlah Ninik mamak, tokoh masyarakat dan Gapoktan Sungai Penuh dan Desa Gedang yang hadir mengikuti goro.

Usai goro, digelar pertemuan tatap muka dalam rangka penyampaian aspirasi warga Sungai Penuh dan Desa Gedang yang tergabung dalam gapoktan.

Samsir Alam mewakili Gapoktan , menyampaikan apresiasi atas normalisasi sungai Bungkal.

Karena sebelumnya areal persawahan dikawasan Cangkin tersebut sering terendam banjir.

Selain itu, Samsir juga meminta agar dibangun jalan usaha tani untuk memudahkan para petani mengangkut hasil panen.

Baca Juga :  Warga Usulkan Jalur Satu Arah di Jalan H. Bakri Dusun Baru Kota Sungai Penuh 

Tokoh masyarakat, Vendra Veda Rida, menambahkan, luas areal persawahan masyarakat dikawasan Cangkin mencapai 232 ha dan 40 ha dari luasan tersebut terendam banjir, yang menyebabkan berkurangnya hasil panen mencapai 320 ton setiap kali musim panen.

Vendra juga meminta dibangun sejumlah irigasi tersier dibeberapa titik untuk mendukung kelancaran pengairan sawah.

“Taruko – taruko disetiap batasnya, agar dibuat irigasi dan jalan usaha tani,” kata Vendra.

Tokoh adat 6 luhah Sungai Penuh, Amir Ahmad DPT, juga menegaskan hal senada.

“Masyarakat mengharap betul normalisasi Sungai Bungkal ini. Begitu juga dengan jalan usaha tani dan irigasi,agar masyarakat lebih mudah mengangkut hasil panennya,” jelas Amir Ahmad.

Merespon aspirasi warga tetsebut, Wako AJB, meminta dinas PU untuk menuntaskan kegiatan normalisasi Sungai Bungkal sesegera mungkin agar banjir diareal persawahan bisa surut.

Baca Juga :  Inilah Kronologis Anak Hilang di Perladangan Selampaung Kerinci

Terkait usulan jalan usaha tani dan irigasi tersier, Wako AJB meminta dinas Pertanian dan kadis PU untuk mengalokasikannya pada tahun anggaran 2021.
“Tolong dicatat agar bisa dianggarkan pada tahun 2021,” sebutnya.

Informasi dari dinas PU, saat ini sedang berjalan perbaikan irigasi di desa gedang senilai Rp 3.8 miliar.

Wako AJB mengaku sangat tergugah mendengar informasi ada 40 ha sawah tidak tergarap akibat banjir.
“Ini kerugian besar bagi masyarakat kita,” imbuhnya.
Wako AJB mengajak masyarakat untuk merevitalisasi sawah agar tetap berproduksi. (Hms-Rul)

Share :

Baca Juga

Hukum

Reskrim Polres Kerinci Meringkus Tersangka tindakan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Sungai Penuh
DPRD Kota Sungai Penuh

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh Ikuti Seminar Awal Kajian PPD APBD
DPD Tani Mardeka Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci

Internasional

Pengurus DPD Tani Mardeka Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Periode 2025 – 2030 Resmi di Kukuhkan

Advertorial

Pengurus Tani Mardeka Se-Prov.Jambi Segera Dilantik 

Daerah

DPRD Kota Sungai Penuh Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2020

Kota Sungai Penuh

Yos Adrino Siraturahmi Dengan ‘Sapadik’ Keluarga Dasira Pelayang Raya

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Melaksanakan Shalat IED IDUL Fitri 1443.H Bersama Pemkot Sungai Penuh

Daerah

WaliKota Sungai Penuh Alfin, SH Gelar Halal Bihalal di Rumah Dinas