Eksisjambi.com,Sungai Penuh – Dalam upaya mengantisipasi potensi bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah Kota Sungai Penuh, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh telah menyiagakan sebanyak 80 personel yang siap bertugas membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sungai Penuh, Evandrianto, mengungkapkan bahwa seluruh personel tersebut telah mendapatkan berbagai bentuk pelatihan penanggulangan bencana dan akan disiagakan selama 1 x 24 jam secara bergiliran.
“Sebanyak 80 personil telah kami latih secara intensif untuk menghadapi berbagai kondisi darurat. Mereka siap dikerahkan kapan saja jika terjadi bencana di Kota Sungai Penuh,” ujar Evandrianto saat diwawancarai, Senin (16/6/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa BPBD telah menjalin koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sungai Penuh, Kodim 0417/Kerinci, serta Polres Kerinci, guna memperkuat sistem respons cepat dalam situasi darurat.
“Kami terus menjalin sinergi dengan seluruh elemen, karena penanganan bencana memerlukan kerja sama lintas sektor. Baik dari unsur TNI, Polri, hingga relawan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Evandrianto mengimbau seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan saluran air, serta aktif melaporkan jika terdapat potensi bencana seperti longsor, banjir, atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Kewaspadaan masyarakat adalah kunci utama. Jika ada tanda-tanda bencana, segera hubungi petugas BPBD atau pihak berwenang agar dapat segera ditangani,” tegasnya.
BPBD juga telah menyiapkan sejumlah pos siaga bencana di titik-titik rawan, serta logistik pendukung untuk mempercepat penanganan jika keadaan darurat benar-benar terjadi.
Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menjaga keselamatan warganya, terlebih di tengah perubahan cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi.(Khai*)







