Eksisjambi.Com, Sungaipenuh – Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insani Sakti Sungaipenuh menggelar Rapat Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda Lulusan Diploma III dan Pengucapan Sumpah Profesi Perawat Angkatan XIX tahun Akademik 2021/2022, Sabtu (24/12/22).
Acara wisuda sebanyak 65 wisudawan berlangsung di aula Kantor Walikota Sungai Penuh ini, dihadiri oleh Wako Ahmadi, Ketua DPRD H.Fajran, Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi dan Kepri), Ketua Yayasan, Ketua dan anggota Senat, Dosen, Dinkes, Pengurus PPNI, dan Orang Tua Wisudawan Akper Bina Insani Sakti Sungaipenuh.
Direktur Akper Bina Insani Sakti Sungai penuh, Mimi rosiska. Skep. Mkep. dalam sambutannya menyampaikan semenjak didirikan pada tahun 2001 Akper BIS Sungai penuh telah berusia 23 tahun dan telah mewisuda 1.821orang perawat dan hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi pihak Akper.
Pada Tahum 2017 Program Diploma Tiga Akper Bina Insani Sakti Sungaipenuh Telah dilakukan Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), yang ditandai dengan keluarnya SK No : 0507/LAM-PTKes/Akr/Dip/VIII/2017 ditetapkan di Jakarta 27 Agustus 2017.
“Dari SK Akreditasi tersebut, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat Kerinci dan Sungaipenuh khususnya dan kabupaten kota lainnya untuk meragukan keberadaan Akper Bina Insani Sakti ini,” ungkapnya.
Ditambahkan Direktur Akper, seiring dengan perkembangan dunia pendidikan, Yayasan Bina Insani Sakti selalu melakukan pembenahan, baik dalam hal pendidikan maupun iptek, meningkatkan kualitas dan kuantitas diri baik di segi fasilitas, dosen, serta sarana pendukung lainnya guna mengahsilkan Perawat profesional yang handal dibidangnya. Untuk mahasiswa yang berprestasi pihak yayasan juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
” Untuk peningkatan kemampuan dosen pengajar kita selalu mengikut sertakan dosen mengikuti pelatihan,seminar dan workshop serta peningkatan Strata Pendidikan Dosen tetap,” paparnya.
Lebih lanjut Mimi rosiska. Skep. Mkep. mengungkapkan, guna melakukan pengembangan selanjutnya, pada tahun 2020 akan dilaksanakan peningkatan status dari program studi Diploma III perawat menjadi program Strata Satu (S.1) atau Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.
“Untuk mewujudkan itu semua, kami do’a dan dukungan serta partisipas dari masyarakat Sungai penuh dan Kerinci,selamat kepada wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan studinya di Akper Bina Insani Sakti Sungai penuh dan tentunya perjuangan ini tidak hanya sampai disini, ini merupakan awal perjuangan,” tutup mimi.
Dalam sambutannya Wako Ahmadi mengharapkan agar seluruh wisudawan dan wisudawati hari ini untuk tidak berpuas diri dulu, terus asah skill dan keterampilan baik teknis ataupun pelayanan, sebab persaingan di dunia kerja bukan dinilai berapa angka yang terdapat dalam ijazah namun seberapa bisa seorang perawat itu memberikan perlakuan terbaik di masyarakat. (*)







