Home / Advertorial / Daerah / Kota Sungai Penuh / News

Senin, 14 Oktober 2024 - 17:46 WIB

Rakor TPPS- Publikasi Data Stunting Tahap 2 bulan Agustus Kota Sungai Penuh

eksisjambi.com , SungaiPenuh – Salah satu upaya untuk menekan angka prevalensi stunting di Kota Sungai Penuh adalah dengan melakukan pembinaan atau penyuluhan pada calon pengantin (catin). Intervensi pada calon pengantin sangat penting sebagai upaya preventif mencegah kelahiran bayi stunting.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Sungai Penuh  terdiri dari Sekretariat TPPS bersama Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi TPPS- Publikasi Data Stunting Tahap 2 bulan Agustus yang bertempat di ruang Aula Bapeda (14/10/2024).

Pada kesempatan itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi mengatakan,permasalahan stunting masih menjadi prioritas untuk di kendalikan,bahkan isu stunting juga menjadi isu nasional,agar tidak ada lagi anak di Indonesia yang mengalami kekurangan gizi sehingga berimbas kepada tidak idealnya pertumbuhan anak dengan anak seusianya.

Baca Juga :  Tinjau Langsung Infrastruktur,DPRD Dapil III dan Bina Marga PU Sungai Penuh Laksanakan Survei Lapangan

“Kita kerja sama dengan lintas sektor,untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Kota Sungai Penuh,”Kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunard,

Gunardi menyebutkan,selain melakukan penyuluhan kepada calon pengantin,pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh melakukan pemberian pil tambah darah kepada kalangan remaja.

“Untuk pemberian makanan bergizi bagi siswa SD dan SMP juga telah kita lakukan,untuk menekan angka prevalensi stunting di Kota Sungai Penuh,”Ungkapnya

Baca Juga :  Sekda Sudirman Harap Platform Digital Tingkatkan Posisi Petani Sawit di Pasar Global

Disamping itu juga,untuk angka prevalensi stunting di Kota Sungai Penuh terjadi penurunan dari tahun sebelumnya,dimana pada tahun 2023

terdapat 26 persen kasus stunting dan pada tahun 2024 turun menjadi 4,1 kasus stunting.

“Kunci pencegahan dan penanganan stunting adalah di 1000 hari pertama kehidupan, sehingga perhatian kepada ibu hamil dan balita sangatlah penting. Oleh karenanya pembinaan kepada calon pengantin yang ditindaklanjuti dengan pendampingan kesiapan menikah dan hamil kepada calon pengantin menjadi sangat penting untuk dilakukan,”Pungkasnya(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gubernur Alharis Tetap Pilih Pertahankan Tenaga Honorer

Daerah

PPID  dan Diskominfo Kota Sungai Penuh Perkuat Keterbukaan Informasi Publik 

News

Kadis Kopperindag Tanjabbar Arogan Intimidasi Wartawan

Advertorial

Rapat Paripurna Ke-I Masa Persidangan III Tahun 2024

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh laksanakan Kunjungan Kerja Komisi
Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga

Daerah

Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga, Amalan Mulia yang Dianjurkan Islam

Daerah

Geger..!! Penemuan Mayat Dalam Karung Disungai Tarap Tanah Datar Sumbar
Pemerintah resmi menerapkan mandatori B50 mulai 1 Juli 2026

Daerah

Pemerintah Terapkan Mandatori B50 Mulai 1 Juli 2026, Dorong Kemandirian Energi Nasional