Home / Daerah / Nasional / News / Sosbud

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:33 WIB

Mustika Delima Nunggal, Antara Kepercayaan Spiritual dan Nilai Budaya di Tengah Masyarakat

Mustika Delima Nunggal

Mustika Delima Nunggal

http://Eksisjambi.com–  Istilah Mustika Delima Nunggal kembali menjadi perbincangan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pecinta benda pusaka dan spiritual. Benda yang di yakini memiliki kekuatan gaib ini kerap di kaitkan dengan berbagai manfaat, mulai dari perlindungan diri hingga peningkatan kewibawaan.

Secara istilah, mustika merujuk pada batu atau benda bertuah yang di percaya menyimpan energi tertentu. Sementara “delima” menggambarkan warna merah yang identik dengan keberanian dan kekuatan, serta “nunggal” yang berarti menyatu atau tunggal, melambangkan kesatuan energi dalam satu entitas.

Di berbagai daerah di Indonesia, kepercayaan terhadap mustika bukanlah hal baru. Tradisi ini telah berkembang sejak lama dan menjadi bagian dari warisan budaya yang di wariskan secara turun-temurun. Banyak kalangan meyakini bahwa Mustika Delima Nunggal dapat memberikan dampak positif bagi pemiliknya, seperti memperkuat aura, meningkatkan rasa percaya diri, hingga membuka peluang rezeki.

Baca Juga :  Batu Mustika Bumi,Benda Bertuah yang Diyakini Berasal dari Energi Alam dan Dunia Gaib

Namun demikian, sejumlah pengamat budaya menilai bahwa fenomena ini perlu di sikapi secara bijak. Mustika lebih tepat di pandang sebagai simbol budaya dan spiritualitas, bukan sebagai sumber kekuatan mutlak.

“Kepercayaan terhadap benda bertuah merupakan bagian dari kearifan lokal yang perlu di hargai. Namun masyarakat juga harus tetap rasional dan tidak menggantungkan hidup sepenuhnya pada hal-hal yang belum terbukti secara ilmiah,” ujar salah satu pemerhati budaya.

Di sisi lain, maraknya peredaran benda yang di klaim sebagai mustika juga membuka potensi penyalahgunaan. Tidak sedikit oknum yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat untuk meraup keuntungan dengan menjual benda biasa dengan harga tinggi, di sertai klaim berlebihan.

Baca Juga :  Teluh dan Santet Masih Dipercaya, Jadi Bagian Budaya Mistis di Tengah Modernisasi

Karena itu, masyarakat di imbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap tawaran benda pusaka yang di janjikan memiliki kekuatan luar biasa. Edukasi dan pemahaman yang tepat di nilai penting agar nilai budaya tetap terjaga tanpa menimbulkan kerugian.

Fenomena Mustika Delima Nunggal pada akhirnya mencerminkan dinamika antara tradisi, kepercayaan, dan rasionalitas di tengah masyarakat modern. Di satu sisi, ia menjadi bagian dari identitas budaya, namun di sisi lain juga menuntut sikap kritis dalam menyikapinya.**

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 20 Juli 2026, Buruan Klaim Bundle Gratis

Advertorial

Bakti Sosial Polri Presisi : Kapolres Tebo Berikan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir

Daerah

Wawako Antos Pimpin Sidak Prokes Covid-19
PT. Hutama Karya,

Daerah

HK Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen di Sejumlah Ruas Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Advertorial

Wabup H A Khafid Pantau Tumpukan Sampah

Bangko

Hj Nurhaida Lantik Ketua TP.PKK Delapan Kecamatan

Advertorial

Gubernur Al Haris Siap Dukung Berkembangnya Ekonomi Syariah di Provinsi Jambi

Advertorial

Sekda Alpian Hadiri Musda Ke 2 Muhammadiyah & Aisyiyah Kota Sungai Penuh