Home / Daerah / Hukum / News / Peristiwa

Jumat, 27 Juni 2025 - 06:48 WIB

Warga Suku Anak Dalam Tertembak Saat Berburu di Sarolangun, Dilarikan ke RSUD Chatib Quzwain

Eksisjambi.com,Sarolangun-  Insiden penembakan secara tidak sengaja terjadi di wilayah hutan Desa Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun pada Rabu pagi, 25 Juni 2025 sekitar pukul 07.00 WIB. Korban dalam peristiwa ini adalah seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) bernama Besili (28), yang tertembak oleh senjata rakitan saat berburu babi hutan.

Korban Besili diketahui merupakan warga perumahan SAD di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam. Sementara, terduga pelaku penembakan adalah Dopi (35), yang juga berasal dari komunitas SAD di desa yang sama.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Besili dan Dopi bersama-sama pergi ke hutan untuk berburu babi hutan, Keduanya kemudian berpencar guna memperluas wilayah perburuan. Namun nahas, di tengah perburuan, Dopi melihat adanya pergerakan mencurigakan di semak-semak yang diduganya sebagai babi hutan. Tanpa memastikan lebih lanjut, ia langsung melepaskan tembakan dengan senjata rakitan jenis kecepek.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Dukung Investasi Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Desa Lubuk Terentang

Tembakan tersebut ternyata mengenai Besili, yang berada di balik semak-semak. Korban mengalami luka tembak cukup serius di bagian bahu kanan, dengan proyektil hampir menembus ke bahu kiri.

Sesaat setelah kejadian, korban segera dievakuasi ke Puskesmas Jernih untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena luka yang cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Prof. DR. H.M. Chatib Quzwain Sarolangun pada pukul 10.20 WIB untuk penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  Banjir Kembali Rendam Pemukiman Warga Tanjung Tanah Kerinci

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status hukum Dopi sebagai terduga pelaku.

Namun, peristiwa ini menyoroti pentingnya edukasi keselamatan berburu, khususnya di kalangan komunitas adat yang masih bergantung pada aktivitas perburuan tradisional.

Pihak keluarga dan tokoh masyarakat SAD berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar insiden serupa tidak terulang kembali.(*)

#semuaorang#SAD#Sarolangun#Provinsijambi#Salahtembak

 

Share :

Baca Juga

Pemkot Sungai Penuh

Advertorial

Sekda Alpian Tekankan Disiplin ASN Sampai Peningkatan PAD

Daerah

KI50, Drone Kamikaze Buatan Dalam Negeri Perkuat Kekuatan TNI

Daerah

Bupati H. Adirozal Terima Penghargaan dari Kapolda Jambi
Piala Asia Futsal

Daerah

Ukir Sejarah Timnas Futsal Indonesia Tembus Final Piala Asia
PAW Kades 5 Desa Kota Sungai Penuh

Daerah

Pemilihan PAW Kades di Lima Desa Sungai Penuh Berjalan Sukses

Daerah

Judi Sabung Ayam di Mendahara Ilir Dibubarkan Polisi

Bangko

Resmi Dilantik Lewat PAW, Wike Efrilla Isi Kursi DPRD Merangin dari Partai NasDem
AHY

Internasional

Menteri Berkinerja Terbaik di Tahun Pertama Kabinet Prabowo – Gibran