Home / Daerah / Kerinci / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Sosbud

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:09 WIB

Tradisi Melemang Warnai Rangkaian Kenduri Sko Depati IV Kumun Debai

Eksisjambi.com,Kumun Debai- Dalam semangat melestarikan warisan budaya leluhur, masyarakat Kumun Debai kembali mengelar tradisi melemang sebagai bagian dari rangkaian acara Kenduri Sko Depati IV yang digelar lima tahun sekali. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan mulai pada hari jumat dan hari Sabtu di halaman rumah-rumah warga yang tergabung dalam wilayah Depati IV Kumun Debai.

Tradisi melemang merupakan proses memasak makanan khas berupa lemang beras ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan kelapa, yang dilakukan secara serentak oleh kaum ibu, anak jantan, dan anak batino, Lemang ini bukan sekadar hidangan, tetapi simbol dari kehangatan, persatuan, dan keberkahan dalam setiap hajatan adat masyarakat Kerinci, khususnya di Kumun Debai.

Baca Juga :  Wabup H.Murison Buka Expose dan Rakor Persiapan MTQ ke-53

“Melemang bukan hanya soal memasak lemang, tapi lebih dari itu, ini bentuk penghormatan kepada tradisi, leluhur, dan juga sebagai lambang persatuan dalam satu suku Depati IV Kumun Debai,” ujar ntino Raffi.

Proses melemang dimulai sejak pagi hari. Para ibu dan gadis sibuk menyiapkan bahan-bahan, sementara para pemuda membantu menyiapkan bambu dan api pembakaran. Kegiatan ini diselingi dengan canda tawa, petuah adat, serta lantunan doa-doa agar acara Kenduri Sko berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh anak jantan dan anak batino dalam wilayah adat.

Ketua lembaga Kerapatan Adat Depati IV Kumun Debai,Barnis Dpt, mengatakan bahwa tradisi melemang akan terus dilestarikan sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Kumun Debai.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Adirozal Buka Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2021

“Kenduri Sko tanpa Melemang ibarat tubuh tanpa nyawa, Lemang adalah simbol adat dan keharmonisan hidup berkeluarga di tengah masyarakat adat, Tradisi ini harus kita jaga dan wariskan ke generasi muda,” ungkapnya.

Ratusan lemang yang telah matang nantinya akan dibagikan dan disantap bersama dalam puncak acara Kenduri Sko pada Minggu, 6 Juli 2025 mendatang, Acara tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh Gubernur Jambi Alharis, tokoh adat, perantau Kumun Debai dari berbagai daerah, serta ribuan masyarakat umum.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian adat, tradisi melemang menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya lokal masih kuat mengakar di tengah modernisasi zaman.(Khairul)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Tanjung Jabung Barat Hadiri Rakornas Netralitas ASN Pilkada Serentak
Ditpolairud Polda Jambi

Daerah

Personel Ditpolairud Polda Jambi Salurkan Bantuan Bantu Warga Terisolir di Agam Sumbar 
Bencana Hidrometeorologi

Daerah

NTT Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Advertorial

Sekda Alpian Hadiri Wisuda IAIN Kerinci ke VII tahun 2023

Daerah

Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Di Pimpin Langsung Bupati Tanjabtim Timur.

Advertorial

Ketua TP PKK Herlina Ahmadi Buka Lomba Mewarnai Tingkat Kota Sungai Penuh

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Berharap Pemprov Jambi Agar Serius Penanganan Karhutla
Komisi VI DPR RI, BUMN logistik, holding logistik

Daerah

Komisi VI DPR RI Dorong Transformasi Logistik Nasional, Wacana Holding BUMN Menguat