Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Komisi VI DPR RI Dorong Transformasi Logistik Nasional, Wacana Holding BUMN Menguat

Komisi VI DPR RI, BUMN logistik, holding logistik

Komisi VI DPR RI, BUMN logistik, holding logistik

Bandung, http://Eksisjambi.com– Upaya transformasi sektor logistik nasional kembali mendapat sorotan serius dari Komisi VI DPR RI. Dalam kunjungan kerja terbaru, Komisi VI mendorong percepatan pembenahan menyeluruh guna menjawab tantangan klasik seperti tingginya biaya logistik dan tumpang tindih peran antar badan usaha milik negara (BUMN).

Langkah strategis yang mengemuka adalah pembentukan holding BUMN logistik. Skema ini di nilai krusial untuk menyatukan lebih dari 20 perusahaan negara di sektor logistik agar bekerja lebih terintegrasi, efisien, dan kompetitif.

Dalam konsep tersebut, sejumlah entitas besar seperti PT Pos Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia akan di sinergikan di bawah satu payung besar, yakni Danantara. Integrasi ini di harapkan mampu menciptakan ekosistem logistik yang solid dari hulu ke hilir.

Baca Juga :  DPR RI Gelar Rapat Paripurna, Bahas Laporan BPK hingga Pengesahan Anggota KIP

Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih, menegaskan bahwa transformasi tidak hanya menyasar struktur organisasi, tetapi juga persepsi publik. Ia menilai masih ada tantangan dalam hal citra perusahaan, khususnya pada Pos Indonesia.

“Brand awareness Pos Indonesia memang masih di anggap kurang menggigit dan terkesan kuno oleh masyarakat. Padahal, secara teknologi mereka sudah sangat modern, bahkan memanfaatkan sistem robotik,” ujarnya saat kunjungan di Stasiun KCIC Tegalluar, Rabu (15/04/2026).

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Pos Indonesia telah mengadopsi teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI) dan sistem robotik dalam operasionalnya. Modernisasi ini menjadi modal penting dalam meningkatkan kecepatan, akurasi, serta efisiensi layanan logistik nasional.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10.000, Tembus Rekor Rp2.675.000 per Gram

Komisi VI optimistis, dengan integrasi digital yang kuat dan sinergi lintas BUMN, biaya logistik nasional dapat di tekan secara signifikan. Dampak jangka panjangnya, produk-produk lokal Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar global.

Transformasi ini juga di harapkan mampu menghapus stigma lama terhadap layanan logistik BUMN sekaligus membuka babak baru industri logistik yang lebih adaptif, modern, dan berdaya saing tinggi.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Sambut Hari Bhakti Imigrasi ke-72, Imigrasi Kerinci Gelar Fun Bike

Daerah

7 Calon Paskibraka Sungai Penuh Lolos Tingkat Provinsi Jambi, 1 Kembali Bertugas di Daerah
kode redeem Mobile Legends 3 Agustus 2026

Daerah

Kode Redeem MLBB 3 Agustus 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis

Daerah

Wako & Wawako Sungai Penuh Ikuti Arahan Mendagri Dalam Penanganan Covid-19

Daerah

LKPJ APBD 2020 Diterima Dewan

Daerah

BREAKING NEWS : Romi Resmi Dapat Dukungan Nasdem dan PKN

Advertorial

Kades Lagan Ilir Berikan Aspirasi Kedua Tim Kesebelasan di Ajang Open Turnamen Camat Cup

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 27 Juni 2026, Segera Klaim