Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 6 September 2025 - 20:20 WIB

Tangis Rasulullah SAW di Abwa, Rindu Sang Ibu Tercinta

Kisah Rasulullah SAW

Kisah Rasulullah SAW

ABWA – Dalam perjalanan menuju Madinah, Rasulullah Muhammad SAW singgah di sebuah tempat sunyi bernama Abwa, Tanahnya tandus, angin padang pasir berhembus pelan, seakan membawa kembali kenangan masa lalu yang begitu mendalam.

Di tempat inilah jasad mulia Aminah binti Wahb, ibunda Rasulullah SAW, di makamkan, Saat rombongan berhenti, Rasulullah meminta izin untuk menyendiri sejenak. Dengan langkah perlahan penuh takzim, beliau berjalan menuju gundukan tanah yang telah puluhan tahun menyimpan rindu yang tak pernah terjawab.

Sesampainya di depan makam ibunda, Rasulullah duduk dengan penuh hormat, menunduk dalam diam. Suasana hening, seolah alam pun menahan napas menyaksikan momen suci itu.

Baca Juga :  Progam Jaksa Masuk Rimba, Temenggung Apung: Makasih Bapak, Kami Sudah Dapat Air Bersih

Tiba-tiba air mata beliau menetes. Tangisnya pecah, Rasulullah SAW menangis seperti seorang anak yang kehilangan pelukan ibunya, meski saat itu beliau adalah seorang pemimpin umat, kekasih Allah, dan teladan seluruh dunia.

Para sahabat yang menyaksikan ikut larut dalam tangis, Mereka tak kuasa menahan haru melihat air mata Rasulullah. Dengan hati-hati, seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, mengapa engkau menangis begitu dalam?”

Dengan suara lirih penuh makna, Rasulullah menjawab: “Aku di beri izin untuk menziarahi makam ibuku, namun tidak di izinkan untuk memintakan ampun baginya dan Aku menangis karena aku teringat kasih sayangnya padaku ketika aku kecil. Dan rindu ini begitu dalam.”

Baca Juga :  Bupati Adirozal Resmi Membuka Kejuaraan Motocross IMI Jambi Putaran ke-2 Tahun 2023

Peristiwa di Abwa mengandung pelajaran besar bagi umat manusia. Tangis Rasulullah bukanlah tanda kelemahan, melainkan ungkapan cinta yang murni, rindu yang dalam, sekaligus teladan bakti seorang anak kepada orang tuanya.

Dari momen itu, umat Islam di ajak untuk memahami bahwa meski seorang nabi memiliki kedudukan mulia, beliau tetap manusia yang memiliki ruang rindu, cinta, dan kesedihan.

Menziarahi makam orang tua, mendoakan, serta merawat kenangan adalah bentuk cinta sekaligus bakti tertinggi dan Tangis Rasulullah di Abwa adalah tangis suci dan cahaya cinta seorang anak yang tak pernah padam kepada ibunda tercinta.(*)

Share :

Baca Juga

Airbus A400M

Internasional

Pesawat Angkut Terbesar TNI AU A400M Mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma

Daerah

Bupati H.Adirozal Resmikan Kantor Perumda Air Minum Tirta Sakti  Kabupaten Kerinci
Kode redeem Free fire Terbaru

Daerah

Kode Redeem FF Terbaru 20 Januari 2026, Klaim Bundle Eksklusif dan Skin Langka 

Daerah

PK Golkar Rame – Rame Tinggalkan Partai Golkar, Demi Dukung Aspan – Tono

Internasional

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Peningkatan Royalti Komoditas Unggulan Mulai dari Emas Hingga Batu Bara
Full Snow Moon 2026

Daerah

Full Snow Moon Hiasi Langit Malam 1 Februari 2026

Bangko

Pastikan Idul Fitri Aman, Wabup A. Khafidh Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

Advertorial

Wagub Sani Apresiasi Paguyuban Sinar Mas Adakan Bazar Murah