Home / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 20 September 2025 - 09:04 WIB

72 Persen Program Drone di Indonesia Disebut Berakhir Prototipe

Drone Buatan Anak Bangsa

Drone Buatan Anak Bangsa

Eksisjambi. com – Direktur Riset Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) Curie Maharani mengatakan, 72 persen program pengembangan drone di Indonesia hanya berhenti di tahap prototipe tanpa berlanjut ke produksi masal.

“Data internal kami, kurangnya dukungan pemerintah Indonesia khususnya untuk adopsi teknologi, seperti 72 persen program drone di Indonesia berakhir pada tahapan prototipe saja,” kata Curie dalam talk show strategis bertema “From Global Trends to National Strategy: Integrating Emerging Tech into Indonesia’s Defence Landscape”

Menurutnya, teknologi baru atau emerging technology di sektor pertahanan tidak hanya mencakup pengembangan senjata, tetapi juga sistem canggih yang saling terintegrasi.

Baca Juga :  DPR Amelia: TNI Harus Modernisasi Strategi, Bukan Hanya Alutsista

Contohnya, Unmanned Underwater Vehicle (UUV), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), hingga sistem ruang angkasa dan Critical Undersea Infrastructure (CUI).

“Emerging technology membuka berbagai cakrawala strategi dan kesempatan taktis yang bergantung tidak hanya pada suatu senjata, tetapi sistem integrasi yang canggih,” ungkapnya. Dalam sambutan pembuka, Ketua Dewan Penasihat ISI Muhammad Hadianto menekankan pentingnya sinergi antara lembaga riset, akademisi, industri pertahanan, dan pemerintah.

“Hal ini merefleksikan sinergi yang kuat antara pelaku industri pertahanan dan lembaga kajian strategik untuk memastikan bahwa kapabilitas pertahanan nasional diperkuat oleh kajian akademik dan needs-based assessment yang dilahirkan secara profesional,” jelas Hadianto.

Baca Juga :  Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL di Lebanon, Dua Personel TNI Gugur dalam Misi Perdamaian PBB

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Komputer dari Universitas Nusa Putra, Prof. Teddy Mantoro, menyoroti aplikasi praktis kecerdasan buatan (AI) dalam sektor militer, seperti sistem deteksi ancaman dan pengenalan target otomatis. Ia juga menekankan perlunya memperhatikan aspek etika dan keamanan data dalam pengembangan AI militer.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wawako Antos Jajaki Kerjasama Peningkatan Akses Jalan Dengan 3 Daerah

Daerah

Walikota Sungai Penuh Alfin SH Sidak Ramadan

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabtim Bacakan Naskah Teks Proklamasi Saat Pelaksanaan HUT RI Ke – 79

Bangko

Perbaiki Drainase, Excavator Terus Bekerja di Pembukaan Jalan TMMD 122 Kodim 0420/Sarko

Bangko

Anggota Satgas TMMD ke 122 Kodim Sarko Kebut Program Ketahanan Pangan
kode MLBB terbaru

Daerah

Kode Redeem MLBB Terbaru 23 Januari 2026, Ada Diamond hingga Skin Epic
Bukti Sains

Artikel

Bukti Sains: Terlalu Baik ke Semua Orang Bisa Hancurkan Dirimu Sendiri
Flyover Sitinjau Lauik

Daerah

Melihat Langsung Progres Terbaru Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik