Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:08 WIB

Merdeka Secara Terdidik

Oplus_131072

Oplus_131072

Oleh : Yudi Latif

Eksisjambi.com- Saudaraku, kata “merdeka” berasal dari bahasa Sansekerta “mahardhika”, kata sakral yang menyimpan makna bijak, terpelajar, terang cahaya batin. Bukan sebatas kebebasan di udara, tapi kebebasan yang berpendar dalam jiwa tercerahkan.

Dalam kearifan Jawa kuno, kata itu disematkan pada para bhikkhu Buddha, penjaga ilmu dan kesucian, yang punya status bukan karena tahta atau harta, melainkan karena kedalaman pengetahuan dan ketinggian budi.

Merdeka sejati bukan sekadar bebas dari rantai; ia mahakarya bangsa yang mengangkat seluruh anaknya ke ranah keterpelajaran, tempat hati dan pikiran berjumpa dalam simfoni kecerdasan, menyulam kekuatan untuk menjawab tantangan dan membangun masa depan yang bermartabat.

Baca Juga :  Wawako Antos Buka Forum Perangkat Daerah

Dalam kemerdekaan, semua insan—tanpa memandang kelas, kasta, asal—berdiri sejajar, sama terhormat, bukan karena keberuntungan nasib, melainkan akses setara pada cahaya ilmu pengetahuan.

Namun kini, dalam derap laju pembangunan fisik, jiwa manusia justru dikerdilkan, yang dihargai bukan kemerdekaan jiwa dengan keterdidikan unggul, melainkan tampilan fisik yang semu dan gemerlap, seolah nilai tertanam hanya di permukaan, bukan di dalam nadi.

Jika kemerdekaan tanpa keterpelajaran adalah kapal tanpa nahkoda, maka kemerdekaan dengan keterpelajaran adalah pelayaran agung menuju cakrawala penuh harapan.

Baca Juga :  Bupati Adirozal Buka Jambore PKK Tingkat Kabupaten Kerinci Tahun 2022

Kebebasan yang positif tumbuh subur di tanah pendidikan unggul, menyuburkan akar kecerdasan, menumbuhkan buah kebijaksanaan yang memberi makna kemerdekaan.

Tanpa keterdidikan, jiwa bangsa hanyalah gelora hampa tanpa arah. Namun, bila dirajut dengan benang keterpelajaran, ia menjadi kain mulia—kehidupan bangsa penuh makna, cemerlang kecerdasan, dan agung budi pekerti.

Maka, kemerdekaan sejati bukan sekadar terlepas dari belenggu, melainkan bebas berpikir, memahami, dan bertumbuh dalam kesadaran terdidik. Ia menuntun bangsa dari gelap ketidaktahuan menuju terang pengetahuan, dari kesetaraan yang diucapkan menjadi kenyataan yang terpatri dalam hati dan tindakan.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Festival Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak Angkatan VII
Bank Indonesia

Daerah

Pemda Berharap BI Dapat Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Daerah

IAIN Kerinci Raih Peringkat Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
fenomena astronomi

Daerah

Fakta Astronomi Satelit Bumi Perlahan Menjauh
hadiah event game

Daerah

Event Perayaan Kembang Api Hadir Terbatas! Hadiah Kolaborasi SpongeBob Menanti 
KPK Segel Kantor Bupati Bekasi

Daerah

Beredar Foto Kantor Bupati Bekasi Disegel KPK, Warganet Geger
Kode Redeem MLBB Terbaru

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 19 Maret 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis!

News

H Mukti Buka Rakor Rembuk Stunting di- Merangin