Home / Daerah / Internasional / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Cuaca Tak Menentu, Ratusan Hektare Sawah di Kumun Debai Gagal Tanam Petani Minta Buatkan Pintu Air

Gagal Tanam

Gagal Tanam

SUNGAI PENUH, Eksisjambi.com – Cuaca yang tidak menentu dalam beberapa Bulan terakhir menyebabkan para petani di Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, mengalami gagal tanam.

Ratusan hektare sawah tadah hujan di wilayah tersebut kini terancam tidak bisa di tanami, bahkan sebagian lahan yang sudah di tabur benih mulai menguning dan mengering akibat minimnya pasokan air.

Kondisi ini terutama di rasakan oleh para petani di Desa Pinggir Air dan Desa Debai, yang selama ini menggantungkan sumber air dari curah hujan.

Sejak awal musim tanam, mereka berharap hujan turun secara teratur, namun kenyataan di lapangan justru sebaliknya hujan turun tidak menentu, sementara sumber air sungai dan irigasi tidak bisa di alirkan ke lahan.

Baca Juga :  Personel Brimob Polda Jambi Terjunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Salah seorang petani setempat, Bilal, mengungkapkan bahwa sebenarnya Sungai Batang Marao dan jaringan irigasi di wilayah itu masih berfungsi baik, Namun karena belum adanya pintu air pengatur aliran, air tidak dapat di salurkan ke areal persawahan saat di butuhkan.

“Padahal air di sungai Batang Marao cukup, tapi tidak bisa di alirkan ke sawah dan Kami berharap kepada Wali Kota Sungai Penuh, Bapak Alfin, agar bisa membantu membangun pintu air supaya air bisa di atur saat musim hujan maupun kemarau,” ujar Bilal saat di konfirmasi, Kamis (30/10/2025).

Bilal menambahkan, benih yang sudah di tabur kini berumur lebih dari 30 hari dan mulai mengering Akibatnya, para petani mengalami kerugian besar karena harus menanam ulang jika kondisi air sudah memungkinkan.

Baca Juga :  Vivo Batalkan Pembelian 40 Ribu Barel BBM Impor dari Pertamina 

“Benih sudah lebih dari 30 hari, sudah tua dan menguning Kami rugi besar, karena harus tanam ulang nanti. Rasanya sedih sekali,” tambahnya.

Para petani berharap pemerintah kota dapat segera mengambil langkah cepat dengan membangun sistem pintu air permanen agar aliran Sungai Batang Marao bisa di manfaatkan secara maksimal.

Hal ini di nilai penting untuk menjamin ketahanan pangan lokal dan mencegah kerugian berulang di masa depan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem.(*)

Share :

Baca Juga

Akses informasi publik adalah hak warga negara sesuai UU No.14 Tahun 2008

Daerah

Akses Informasi Adalah Hak Warga Negara, Masyarakat Diajak Lebih Aktif dan Melek Informasi

Daerah

Harga Emas Dunia Turun Rp19.723 pada Perdagangan 7 Juli 2026
Kodim 0417/Kerinci melaksanakan latihan Peraturan Sikap Militer

Daerah

Personel Kodim 0417/Kerinci Tingkatkan Profesionalisme Melalui Latihan PSM

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Bersama Ketua TP-PKK Resmikan Jembatan Di Parit Selamat Kecamatan Sebrang Kota

Daerah

TAMBO Bukan Sejarah, Melainkan Bahan Dasar Penyusunan Sejarah, Ini Penjelasannya

Daerah

Wako Ahmadi Buka Kejuaraan Tenis Lapangan Dandim 0417/Kerinci Cup

Bangko

Pemimpin Bank 9 Jambi Cabang Bangko Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1444 H

Daerah

Bupati Romi Hariyanto,Terima Penghargaan PWI Jambi Award