Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 12 November 2025 - 17:35 WIB

Operasi Seblat: 4.000 Hektare Hutan Diselamatkan, 9 Perambah Ditangkap

KLHK

KLHK

BENGKULU,http://Eksisjambi.com  –  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kehutanan bersama tim gabungan dari Balai Gakkum Wilayah Sumatera, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Bengkulu/KPH Bengkulu Utara, terus melaksanakan operasi lanjutan di kawasan Bentang Alam Seblat, Bengkulu Utara.

Operasi terpadu ini merupakan bagian dari langkah tegas pemerintah dalam menghentikan praktik perambahan, perladangan ilegal, dan alih fungsi kawasan yang mengancam habitat Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), satwa dilindungi yang populasinya terus menurun akibat rusaknya habitat alami.

Dalam operasi terbaru, tim berhasil melakukan pembongkaran terhadap 28 pondok perambah, menguasai kembali 4.000 hektare kawasan hutan negara, serta membongkar 2.100 hektare kebun sawit ilegal yang berada di dalam wilayah konservasi.

Baca Juga :  Wako Alfin Promosikan Produk Unggulan Kota Sungai Penuh di Indonesia City Expo 2026

Selain itu, aparat penegak hukum menetapkan 8 orang pelaku perambahan dan 1 orang pemilik lahan sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan kegiatan pembukaan lahan, penanaman sawit, serta pendirian pondok secara ilegal di kawasan konservasi dan hutan lindung.

Juru Bicara Ditjen Gakkum KLHK menjelaskan bahwa operasi ini akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan hingga kawasan Bentang Alam Seblat benar-benar bersih dari aktivitas ilegal.

 “Pemerintah tidak akan memberi ruang bagi praktik perambahan di kawasan konservasi dan hutan negara. Kami akan menindak tegas siapa pun yang merusak habitat satwa dilindungi, terutama Gajah Sumatera yang kini populasinya sangat terancam,” tegasnya.

Bentang Alam Seblat merupakan salah satu koridor penting bagi pergerakan Gajah Sumatera di Provinsi Bengkulu. Kawasan ini menghubungkan wilayah jelajah antara Taman Nasional Kerinci Seblat dengan hutan produksi terbatas di sekitarnya. Keberadaan gajah di Seblat juga menjadi indikator penting bagi keseimbangan ekosistem di wilayah Sumatera bagian barat.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Ucapkan Terima Kasih Kepada Tim Gabungan Penyelamatan Kapolda Jambi

KLHK menegaskan bahwa seluruh lahan yang telah dikembalikan ke negara akan segera direstorasi dan ditanami kembali dengan vegetasi alami, sebagai bagian dari Program Pemulihan Ekosistem Gajah Sumatera Seblat.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum juga akan memperkuat pengawasan di lapangan, mencegah munculnya kembali aktivitas perambahan, serta melibatkan masyarakat lokal dalam upaya menjaga kawasan konservasi.

Langkah tegas ini diharapkan menjadi sinyal kuat bagi semua pihak agar tidak lagi mencoba merambah hutan negara dan kawasan konservasi demi kepentingan pribadi atau ekonomi sesaat.(*)

Share :

Baca Juga

Harga Emas

Daerah

Harga Emas Dunia Diproyeksikan Tembus USD 3.600
mobil Toyota terbaru

Daerah

2026 Toyota Yaris Cross Tampil Dengan Tegas dan Modern

Bangko

Wabup H.Ami Taher Kunjungi Merangin Bangko
MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi

Advertorial

Ini Daftar Lengkap Peringkat MTQ ke-54 Provinsi Jambi Tahun 2025

Daerah

Pembekalan Pengetahuan Teknis Pengelolaan Sampah Untuk 120 Petugas Operasional TPS3R

Daerah

Cara Cek SLIK OJK Online 2026, Kini Tak Lagi Pakai BI Checking

News

Jika semua emas Freeport dibagikan keseluruh penduduk Indonesia , maka masing” Mendapatkan 4-5 kg atau setara 1,8-2 milyar
Kebakaran di kerinci

Daerah

Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Desa Pendung Hilir, Kerinci