KOTA MEDAN – Kondisi cuaca ekstrem kembali melanda Sumatra bagian utara. Mata Siklon atau pusat Siklon Senyar saat ini dilaporkan telah mencapai Kota Medan secara menyeluruh. Sejak siang hingga malam, hujan deras disertai angin kencang terus mengguyur wilayah Medan dan sekitarnya.
Sejumlah warga melaporkan terjadinya pemadaman listrik lokal, genangan air di beberapa titik, serta dahan pohon yang tumbang akibat terpaan angin kencang.
Pihak otoritas kebencanaan mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. “Hindari berteduh di bawah pohon, jauhi papan reklame, dan segera cari tempat aman bila kondisi angin semakin kuat,” ujar salah satu petugas BPBD.
Daerah lain yang berada pada lintasan Siklon Senyar, terutama Aceh bagian Timur, Aceh bagian Tengah, serta Sumatra Utara bagian utara, juga diminta waspada. Hujan deras dan angin dengan kecepatan maksimal mencapai 65 km/jam masih terus terjadi dan diprediksi berlanjut hingga beberapa jam mendatang.
Warga diminta terus memantau informasi resmi dari BPBD maupun BMKG setempat. Kondisi jaringan telekomunikasi di beberapa wilayah Aceh dilaporkan melemah, sehingga komunikasi darurat perlu dilakukan melalui koordinasi langsung ke pos-pos BPBD terdekat.
Bagi penduduk yang membutuhkan bantuan atau merasa perlu dievakuasi, masyarakat dipersilakan menyampaikan informasi melalui komentar atau pesan langsung ke kanal resmi komunitas, agar penyebaran informasinya dapat dipercepat. “Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula bantuan dapat diturunkan,” kata relawan lokal.
Sementara itu, para perantau Aceh dan Sumatra Utara yang belum bisa menghubungi keluarga mereka diminta tetap tenang dan terus mencoba menghubungi. Kondisi jaringan yang tidak stabil menjadi salah satu kendala utama. Masyarakat diimbau memperbanyak doa dan tetap memantau perkembangan cuaca.
Meski puncak siklon dilaporkan telah terjadi pada pagi hari tadi, namun fase aktif Siklon Senyar masih berlangsung. Dampak berupa hujan intensitas tinggi, angin kencang, hingga potensi banjir dan longsor masih membayangi sejumlah daerah di Aceh dan Sumatra Utara.
“InsyaAllah, berdasarkan pantauan, fase siklon diperkirakan mereda besok. Namun selama siklon masih aktif, masyarakat harus tetap siaga,” tegas tim meteorologi daerah.
Warga diimbau tetap berada di tempat aman, mengamankan barang penting, dan saling membantu satu sama lain menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini.(*)







