JAKARTA, Eksisjsmbi.com – Lebih dari 17.000 pulau, 1.300 suku bangsa, dan 700 bahasa daerah menjadi bukti nyata bahwa Indonesia merupakan pusaka budaya yang hidup. Keberagaman ini tidak hanya menjadi identitas nasional, tetapi juga kekuatan strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis sejarah dan warisan budaya.
Dalam upaya memperkuat potensi tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri melakukan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon guna membahas sinergi lintas kementerian. Pertemuan tersebut menitikberatkan pada pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah, budaya, dan warisan leluhur sebagai daya tarik unggulan Indonesia di mata dunia.
Dalam pertemuan itu, kedua menteri sepakat bahwa kolaborasi antara sektor pariwisata dan kebudayaan menjadi kunci dalam menciptakan destinasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai narasi dan edukasi yang kuat.
Destinasi berbasis sejarah di nilai mampu memberikan pengalaman mendalam bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian identitas budaya bangsa.
Indonesia memiliki beragam destinasi wisata sejarah dan budaya yang telah di kenal dunia, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga kawasan kota tua di berbagai daerah. Selain itu, kekayaan tradisi seperti upacara adat, seni pertunjukan, kuliner khas, hingga kerajinan lokal menjadi daya tarik tersendiri yang terus di kembangkan.
Sinergi ini juga di harapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui penguatan desa wisata berbasis budaya, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta promosi terpadu yang menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengembangan destinasi berbasis warisan budaya tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisata, tetapi juga pada upaya pelestarian. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga keaslian nilai sejarah dan budaya agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
Dengan kekayaan budaya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya kelas dunia.
Lalu, destinasi wisata sejarah dan budaya Indonesia mana yang paling memantik perhatian Anda?**







