Home / Daerah / Hukum / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:21 WIB

Kesal ART Berhenti Bekerja, Tiga Majikan Sekeluarga Bunuh Indri di Manokwari

pembunuhan ART Manokwari

pembunuhan ART Manokwari

MANOKWARI – Kepolisian mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Indri (60) yang tewas di tangan tiga majikannya di Manokwari, Papua Barat. Para pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga nekat menganiaya korban lantaran merasa kesal karena Indri memutuskan berhenti bekerja.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengatakan, kejadian tragis itu dipicu emosi para pelaku yang tidak dapat menerima keputusan korban untuk tidak lagi bekerja di rumah mereka.

 “Motif para pelaku karena kesal korban sudah tidak bisa kerja lagi,” ujar Ongky Isgunawan dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga :  Dimas Cahya Kusuma Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tebo Periode 2024-2029

Menurut hasil penyelidikan kepolisian, rasa kesal tersebut kemudian berubah menjadi tindakan kekerasan. Ketiga pelaku secara bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban di dalam rumah. Akibat penganiayaan tersebut, Indri mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia.

Polisi menyatakan, kasus ini terungkap setelah menerima laporan dan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi serta para terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengakui perbuatannya.

Saat ini, para pelaku telah diamankan di Mapolresta Manokwari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti guna melengkapi berkas perkara.

Baca Juga :  Harga Emas Diramal Terus Naik, Gejolak Timur Tengah dan Kebijakan The Fed

Kombes Ongky menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 “Kami memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan transparan. Para pelaku akan dijerat dengan pasal pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegasnya.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan terhadap pekerja rumah tangga. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan secara manusiawi dan tidak menggunakan kekerasan dalam bentuk apa pun. (*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gelar Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT Kabupaten Tanjab Timur ke 25 Tampak Meriah

Advertorial

Bupati Romi Warning Camat Tinggalkan Tempat Terkait Potensi Karhutla

Advertorial

Komisi III DPRD Tebo Bersama DLHP Sidak Di RS Setia Budi Dan Puskesmas Rimbo Bujang ll, Ini Temuannya

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2022

Bangko

Bupati H M Syukur Antar Anak ke Sekolah

Advertorial

Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Dorong Pemprov Tingkatkan Realisasi APBD
Indonesia mencatat kemajuan swasembada pangan 2026

News

Indonesia Menuju Swasembada Pangan 2026, 7 Komoditas Strategis Tak Lagi Bergantung Impor

Daerah

Alasan Muhammadiyah Menggunakan Metode Hisab dalam Penentuan Awal Bulan Hijriah