http://Eksisjambi.com– Skutik bongsor identik dengan bodi besar dan bobot berat. Namun anggapan tersebut terpatahkan lewat kehadiran Zontes 150X, skuter matik bergaya adventure yang justru menyimpan teknologi tak lazim di kelasnya.
Salah satu kejutan terbesar datang dari bagian “daleman” motor ini, yakni penggunaan rangka aluminium yang membuat bobotnya jauh lebih ringan dari tampilan luarnya.
Rangka Aluminium, Bukan Mainstream di Kelas 150 cc
Zontes 150X menjadi sorotan karena berani mengadopsi rangka aluminium, material yang selama ini identik dengan maxi-skuter premium seperti Yamaha TMAX atau skuter performa tinggi di kelas 500 cc ke atas. Di segmen 150 cc, penggunaan rangka aluminium tergolong langkah ekstrem dan tidak lazim.
Mayoritas skutik 150 cc di pasaran masih mengandalkan rangka baja tubular atau pressed steel karena lebih murah dan mudah di produksi. Namun Zontes memilih jalur berbeda dengan mengejar bobot ringan, kekakuan rangka tinggi, serta presisi handling yang lebih baik.
Bobot Lebih Enteng, Handling Lebih Lincah
Meski tampil bongsor dengan desain agresif dan ground clearance tinggi, struktur aluminium membuat berat total Zontes 150X tetap terkendali. Efeknya terasa langsung saat di kendarai, terutama ketika bermanuver di kecepatan rendah maupun saat menikung.
Kekakuan rangka aluminium juga berkontribusi pada stabilitas motor, terutama saat melibas jalan bergelombang atau ketika di pacu di kecepatan menengah hingga tinggi. Karakter ini membuat Zontes 150X terasa lebih “solid” namun tidak terasa berat saat di ajak bermanuver.
Konsekuensi Biaya Produksi dan Perawatan
Di balik keunggulannya, penggunaan rangka aluminium bukan tanpa konsekuensi. Biaya produksi lebih mahal di banding rangka baja, yang pada akhirnya dapat memengaruhi harga jual.
Selain itu, jika terjadi kerusakan berat akibat kecelakaan, perbaikan rangka aluminium lebih kompleks dan tidak semudah pengelasan rangka baja konvensional.
Meski demikian, Zontes tampaknya sadar betul dengan risiko tersebut. Pendekatan ini memperlihatkan keberanian pabrikan dalam menawarkan nilai teknis lebih ketimbang sekadar bermain aman di segmen pasar yang sudah mapan.
Strategi Berani yang Membuat Zontes Berbeda
Langkah Zontes menghadirkan rangka aluminium pada skutik 150 cc menjadi bukti bahwa pabrikan asal Tiongkok ini ingin menaikkan standar di kelas menengah. Bukan hanya soal desain futuristis dan fitur melimpah, tetapi juga fondasi teknis yang biasanya luput dari perhatian konsumen awam.
Dengan kombinasi bodi bongsor, bobot relatif ringan, serta rangka berteknologi tinggi, Zontes 150X berhasil tampil sebagai anomali menarik di segmen skutik 150 cc berani, tidak biasa, dan sarat teknologi.
Zontes 150X membuktikan bahwa skutik 150 cc tidak harus kompromi soal teknologi rangka. Meski membawa konsekuensi biaya, penggunaan rangka aluminium memberikan keunggulan nyata pada bobot, handling, dan karakter berkendara. Inilah yang membuat “daleman” skutik bongsor ini justru menjadi nilai jual utama yang jarang di miliki rival sekelasnya.***







