Aceh, Eksisjambi.com- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Pasca Bencana antara Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca Bencana DPR RI dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Pemerintah. Kegiatan tersebut di gelar di Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Rakor di pimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan turut di hadiri para menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. Pertemuan ini membahas langkah konkret percepatan penanganan dampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.
Dalam paparannya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat perbaikan dan pembangunan infrastruktur pada masa tanggap darurat.
Fokus utama di arahkan pada pemulihan akses jalan, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak, serta perencanaan pembangunan infrastruktur pengendali bencana.
“Salah satu upaya mitigasi yang tengah di siapkan adalah rencana pembangunan Sabo Dam di Kabupaten Gayo Lues dan beberapa lokasi lainnya. Infrastruktur ini penting untuk mengurangi risiko bencana susulan, khususnya banjir bandang dan longsor,” ujar Menteri Dody.
Ia menambahkan, kehadiran negara dalam situasi darurat harus di rasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian PU terus berkoordinasi lintas sektor agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya sinergi antara DPR RI dan pemerintah pusat maupun daerah agar program pemulihan pasca bencana dapat berjalan efektif dan akuntabel.
Rakor ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang tangguh terhadap bencana, sejalan dengan semangat pelayanan publik dan pengabdian kepada rakyat Indonesia.
“Setahun bekerja, bergerak, dan berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” menjadi penegasan arah kerja pemerintah dalam memastikan pemulihan pasca bencana yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.*”







