Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:08 WIB

Waspada Modus Phishing Lewat QR Code, Ancaman Kejahatan Digital Kian Mengintai

phishing QR code

phishing QR code

http://Eksisjambi.com– Di balik tampilannya yang sederhana dan praktis, kode QR ternyata bisa menjadi pintu masuk kejahatan siber. Di era serba digital seperti sekarang, para pelaku kejahatan terus mencari celah baru untuk menipu korban, salah satunya melalui modus phishing menggunakan QR code.

Modus ini kian marak seiring meningkatnya penggunaan kode QR dalam berbagai aktivitas, mulai dari transaksi pembayaran, akses menu restoran, hingga registrasi acara. Tanpa di sadari, masyarakat bisa saja memindai kode QR palsu yang telah di tempel atau di bagikan oleh pelaku kejahatan dengan tujuan mencuri data pribadi.

Phishing melalui QR code atau yang di kenal dengan istilah “quishing” di lakukan dengan cara mengarahkan korban ke situs palsu setelah memindai kode tersebut. Situs itu biasanya di rancang menyerupai halaman resmi perbankan, dompet digital, atau platform layanan publik.

Baca Juga :  Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun di Platform Digital Berisiko Tinggi, Ini Aturan Baru dari Komdigi

Korban kemudian di minta memasukkan informasi sensitif seperti:

  • Username dan password
  • PIN atau kode OTP
  • Nomor kartu debit/kredit
  • Data identitas pribadi

Tanpa di sadari, data tersebut langsung jatuh ke tangan pelaku dan bisa di salahgunakan untuk menguras rekening, mengambil alih akun, hingga melakukan penipuan lanjutan atas nama korban.

Berbeda dengan tautan biasa yang masih bisa dibaca sebelum diklik, QR code menyembunyikan alamat situs di balik pola gambar kotak hitam-putih. Banyak orang langsung memindai tanpa memeriksa tujuan tautan yang muncul.

Selain itu, pelaku kerap menempelkan QR code palsu di tempat umum seperti:

  • Area parkir berbayar
  • Restoran atau kafe
  • Tempat wisata
  •  promo atau undian berhadiahPoster

Hal inilah yang membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.

Agar terhindar dari kejahatan digital, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

Pastikan sumber QR code jelas dan terpercaya.

Baca Juga :  Sekda Sudirman: DWP Miliki Peran Penting dan Strategis Mendukung Keberhasilan Pembangunan Daerah

Periksa alamat situs yang muncul setelah di pindai. Hindari melanjutkan jika URL terlihat aneh atau tidak resmi.

Jangan pernah memasukkan data pribadi sembarangan, terutama PIN, password, dan kode OTP.

Gunakan aplikasi resmi untuk transaksi pembayaran digital.

Aktifkan fitur keamanan berlapis seperti verifikasi dua langkah di akun penting.

Sedikit kehati-hatian bisa menyelamatkan data pribadi, akun keuangan, hingga identitas digital kita.

Meningkatnya kasus kejahatan siber menjadi pengingat bahwa literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Masyarakat di imbau untuk tidak mudah tergiur promo, hadiah, atau informasi mencurigakan yang di sebarkan melalui kode QR tanpa sumber yang jelas.

Mari bersama meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan. Jangan sembarangan memindai kode QR, terlebih jika sumbernya tidak jelas atau terlihat mencurigakan.

Ayo waspadai modus terkini dan #AwasKejahatanDigital di sekitar kita.**

Share :

Baca Juga

Kejari Merangin Geledah Kantor DTPH

Bangko

Kejari Merangin Geledah Kantor DTPH

Daerah

Kloningan Yamaha TMAX? Brixton G400T Muncul dengan Mesin QJMotor

Daerah

Warga Koto Baru Perantau Pulang Kampung, Siap Berjuang Memenangkan Fikar-Yos.

Daerah

Telinga Berdenging Mengganggu Aktivitas? Kenali Tinnitus dan Cara Penanganannya
kode redeem free fire,

Daerah

Daftar Kode Redeem Free Fire Terbaru 23 Maret 2025, Klaim Hadiah 

Daerah

Tanggul Raksasa di Pesisir Pasuruan Dikebut, Lindungi Warga dari Abrasi dan Banjir Rob

Daerah

Polisi Bubarkan Paksa Massa Demo di Depan DPR
Polda Jambi

Daerah

Komisi III DPR RI Kunjungi Polda Jambi, Bahas Pengawasan Kinerja dan Kesiapan Penerapan KUHP Baru