SUNGAI PENUH http://Eksisjambi.com– Pemerintah Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi tetap akan mengejar target Asli Pendapatan Daerah (PAD).
Hal ini sebagai fokus utama atau dongkrak untuk mendukung Pembangunan Daerah. Hal ini di dasari pada Peraturan Daerah (PERDA).
Informasi yang berhasil di himpun, ada beberapa poin pajak daerah Kota Sungai Penuh menjadi sasaran implementasi sebagai penyesuaian untuk pembangunan.
Dalam Pemerintahan Walikota Alfin dan Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah, hal tersebut merupakan sasaran utama sebagai tatanan produktif berjalan roda Pemerintahan, Pembangunan meski berada pada pola tertentu.
Berikut enis jenis pajak daerah yang menjadi sumber PAD :
1. Barang dan Jasa Tertentu (PBJT)
2. Makanan atau Minuman sebelumnya masuk dalam daftar restoran
3. Tenaga Listrik (PPJ)
4. Perhotelan
5. Parkir
6. Kesenian dan Hiburan
7. Bumi dan Bangunan
8. Reklame
9. Air
10. Kendaraan bermotor
11. Belanja pengadaan barang dan jasa di Rumah Sakit Daerah (RSUD).
12. Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD,
13. Destinasi Wisata milik Daerah dan lain sebagainya.
Walikota Sungai Penuh Alfin mengatakan bahwa mekanisme di maksud menjadi bagian fokus utama sebagai dongkrak pembangunan. Kamis 21/2/2025
Dari jenis di maksud, hal ini sebagai dasar hukum penguatan pajak daerah saat ini mengacu pada Perda Nomor 1 Tahun 2024.
“Sesuai dengan langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh di bidang Sektor PAD itu perlu terus di pacu atau di kejar berdasarkan dengan target, kalau lebih allhamdulillah, upaya ini banyak memiliki asas manfaat baik itu pembangunan.
“Maka dari itu kemasukan kemasukan seperti ini harus kita dukung bersama sama, gunanya untuk daerah, kalo kurang ini pasti jadi pengaruh besar” tambahnya
“Selain itu, usaha masyarakat yang terdata pada daerah terutama sektor pajak agar dapat di pelihara, kita berharap sektor bisnis terus di tingkatkan dan berkembang”katanya
“Inilah alasan Pemerintah kita untuk memajukan otonomi daerah. Soal Wisata kita terus dorong, baik itu segi daya tarik atau dukungan dari pemerintah pusat untuk hal hal yang di butuhkan terkait pembangunan”tutupnya.**







