Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:28 WIB

Pesantren dan Masa Depan Ekonomi Umat: Dari Pendidikan Akhlak hingga Kemandirian Usaha

pesantren dalam membangun masa depan ekonomi umat dan bangsa

pesantren dalam membangun masa depan ekonomi umat dan bangsa

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Mengapa pesantren memiliki peran penting dalam membangun masa depan ekonomi umat dan bangsa? Karena pesantren bukan hanya ruang menuntut ilmu agama, tetapi juga tempat lahirnya generasi berilmu, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut di sampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, saat menghadiri diskusi bersama para santri di Pesantren Al Hamid, Jakarta Timur.

Dalam suasana dialog yang hangat dan penuh semangat, Aida mendorong para santri untuk berani memiliki cita-cita tinggi. Ia menegaskan bahwa santri memiliki peluang yang sama untuk menjadi pendidik, pemimpin, wirausahawan, hingga ahli ekonomi dan keuangan syariah.

“Jadikan iman sebagai fondasi, ilmu sebagai bekal perjuangan, dan akhlak sebagai penuntun langkah. Keberhasilan sejati bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi tentang hadirnya kebaikan bagi banyak orang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadis Maya Bersama Dandim Kerinci Pantau Titik Longsor

Pesantren sebagai Pusat Pemberdayaan Ekonomi

Semangat kemandirian itu tercermin nyata di Pesantren Al Hamid melalui pengembangan unit usaha produktif berbasis pesantren. Salah satu program unggulannya adalah pemanfaatan greenhouse seluas 500 meter persegi sebagai pusat budidaya sayuran.

Greenhouse tersebut tidak hanya menopang kebutuhan konsumsi harian santri, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran praktik pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan. Para santri belajar langsung tentang ketahanan pangan, kewirausahaan, manajemen produksi, hingga penerapan nilai ekonomi syariah dalam pengelolaan usaha.

Dengan pendekatan ini, pesantren tidak lagi di pandang sebatas lembaga pendidikan keagamaan, melainkan juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Kemandirian yang di bangun di lingkungan pesantren turut memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKsyar) nasional melalui inisiatif Gerbang Santri (Gerakan Pengembangan Pesantren dan Rantai Nilai Halal). Program ini mendorong kemandirian ekonomi pesantren sebagai bagian dari rantai nilai halal yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI Tinjau Stok dan Kualitas Beras di Gudang Bulog Mandalika, NTB

Melalui sinergi bersama berbagai pihak, Bank Indonesia turut mendukung pengembangan unit usaha serta penguatan akses pangan di Pesantren Al Hamid. Dukungan tersebut di harapkan mampu menjadikan pesantren tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah yang lebih luas.

Dari ruang-ruang belajar di pesantren, tumbuh ilmu, kemandirian, dan kontribusi nyata. Ketika ilmu bertemu nilai dan kepedulian, pesantren bukan hanya mencetak generasi berdaya, tetapi juga ikut membangun masa depan ekonomi umat dan bangsa dengan makna yang lebih luas.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Kerinci Raih WTP 8 Kali Berturut-turut

Daerah

Bupati Kerinci Pantau & Kordinasi Bersama PPAG

Daerah

Wako Ahmadi Buka Forum Konsultasi Publik Sinergitas Pembangunan di Kota Sungai Penuh

Daerah

Waspada Tanda-Tanda Kecil: Pelajaran Hidup dari Hal Sederhana

Daerah

Bangun Kepatuhan Pajak, Bukan Ketakutan untuk Perkuat Ekonomi Indonesia dan Jambi
Coffee Morning Polsek Mendahara

Daerah

Coffe Morning Polsek Mendahara dan Insan Pers Pererat Silaturahmi

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar FGD Ranperda Inisiatif, Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan Keolahragaan Daerah
Kode redeem ff Terbaru

Daerah

Daftar Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru, Hadiah Bundel Jujutsu Kaisen Gratis