Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 8 April 2026 - 08:59 WIB

Harga Minyak Goreng April 2026 Naik Tipis, Dipicu Mekanisme Pasar dan Biaya Kemasan

Harga minyak goreng April 2026, harga minyak goreng terbaru

Harga minyak goreng April 2026, harga minyak goreng terbaru

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Harga minyak goreng di Indonesia pada April 2026 terpantau mengalami kenaikan tipis di sejumlah daerah. Kenaikan ini dipengaruhi oleh mekanisme pasar serta meningkatnya biaya bahan baku, khususnya untuk kemasan produk.

Berdasarkan pemantauan terbaru, kenaikan harga masih tergolong moderat, namun cukup dirasakan oleh masyarakat, terutama pada produk minyak goreng kemasan premium dan merek tertentu di ritel modern.

Secara nasional, harga minyak goreng menunjukkan variasi tergantung jenis dan distribusinya:

  1. Minyak goreng curah: berkisar antara Rp19.000 hingga Rp20.800 per kilogram.
  2. Minyak goreng kemasan premium: rata-rata berada di angka Rp21.433 per liter.
  3. MinyaKita (minyak goreng rakyat): dijual sekitar Rp15.877 hingga Rp17.900 per liter.

Namun demikian, di beberapa daerah terjadi lonjakan harga MinyaKita akibat keterbatasan pasokan. Di Kabupaten Demak, misalnya, harga sempat menyentuh Rp20.500 per liter.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Di jaringan ritel modern, harga minyak goreng cenderung lebih bervariasi, tergantung merek dan program promo yang berlaku. Berikut kisaran harga di beberapa gerai:

Kemasan 1 liter:

  • Sania: Rp20.400
  • Bimoli: Rp26.900
  • Tropical: Rp26.000
  • Kemasan 2 liter:
  • Sunco: Rp36.000 (promo) hingga Rp46.300
  • Filma: Rp38.500 – Rp38.900
  • Fortune: Rp39.490
  • Minyak goreng merek toko: sekitar Rp39.500

Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh strategi pemasaran, distribusi, serta promosi dari masing-masing ritel.

Perbandingan Harga Antar Provinsi

Data per 6 April 2026 menunjukkan adanya disparitas harga antar wilayah, khususnya untuk minyak goreng kemasan bermerk ukuran 1 liter.

Beberapa provinsi dengan harga tertinggi antara lain:

Sumatera Barat dan Kepulauan Bangka Belitung: Rp23.350

Lampung: Rp22.950

Jambi: Rp22.600

Riau: Rp21.500

Perbedaan ini umumnya disebabkan oleh faktor distribusi, biaya logistik, serta ketersediaan stok di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Buka Rakernis Bidang Humas Tahun 2023

Faktor Penyebab Kenaikan

Sejumlah faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak goreng antara lain:

  • Kenaikan harga bahan baku kemasan seperti plastik dan botol
  • Distribusi yang belum merata di beberapa wilayah
  • Fluktuasi harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global
  • Mekanisme pasar yang mengikuti permintaan dan penawaran

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), guna menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Sementara itu, pengawasan distribusi dan harga akan terus diperketat untuk memastikan minyak goreng tetap tersedia dengan harga yang terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kondisi harga minyak goreng ke depan diperkirakan masih akan berfluktuasi, mengikuti dinamika pasar global dan kebijakan dalam negeri terkait komoditas pangan strategis.**

Share :

Baca Juga

Bungo

Menang Dramatis Lawan Tebo Tim Futsal Bungo Resmi Melaju Ke Semifinal
Banjir Padang

Internasional

Kota Padang Sumatera Barat di Kepung Banjir 

Advertorial

Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Bappenas Tinjau Pembangunan Proyek Museum KBCN di Candi Muaro Jambi

Daerah

Waspada Tanda-Tanda Kecil: Pelajaran Hidup dari Hal Sederhana
Pemerintah Batasi Pembelian Harian BBM Subsidi,

Daerah

Pemerintah Batasi Pembelian Harian BBM Subsidi, Harga Tetap Tidak Naik
Kode redeem mlbb

Daerah

Daftar Kode Redeem MLBB Terbaru 20 Januari 2026, Klaim Hadiah Skin hingga Diamond
reFocus Photo Awards 2025

Internasional

reFocus Photo Awards 2025,Ajang Bergengsi Bagi Fotografer Dunia
SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Daerah

400 Siswa Terbaik Ikuti Seleksi Terpusat SMA KTB di Akpol, Hanya 180 Akan Diterima