Sungai Penuh,http://Eksisjambi.com – Seluruh rangkaian tahapan Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sungai Penuh periode 2026–2030 telah resmi di laksanakan. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjaring figur pimpinan yang amanah, profesional, dan berintegritas.
Tim seleksi yang terlibat berasal dari tiga unsur, yakni Pemerintah Kota Sungai Penuh, Kementerian Agama, dan tokoh agama. Unsur pemerintah di wakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dianda Putra, S.STP., M.Si. Sementara itu, unsur Kementerian Agama di wakili oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, S.Ag., M.M., serta unsur tokoh agama di wakili oleh Drs. Nusyirwan, M.Pd.I.
Rangkaian seleksi di laksanakan secara bertahap dan komprehensif. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, tes tertulis, presentasi makalah, hingga wawancara mendalam. Seluruh proses seleksi wawancara telah di gelar pada 28 hingga 29 April 2026.
Dari hasil seleksi ini, panitia akan menetapkan 10 calon terbaik untuk di ajukan ke BAZNAS RI. Selanjutnya, para kandidat tersebut akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan di tingkat pusat hingga menghasilkan 5 besar calon pimpinan terbaik yang akan di tetapkan secara resmi.
Seleksi ini bertujuan untuk menilai secara menyeluruh kapasitas dan kompetensi peserta, termasuk wawasan keislaman, integritas pribadi, serta komitmen dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, proses ini juga menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan umat.
Melalui tahapan seleksi yang ketat dan objektif ini, di harapkan akan lahir pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh yang mampu membawa lembaga tersebut semakin maju dan terpercaya, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam optimalisasi pengelolaan dana zakat untuk kesejahteraan umat.**







