Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 22 Juni 2026 - 08:45 WIB

Korps Marinir TNI AL Uji Roket WAFAR RD-70, Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemampuan tempur sekaligus mendukung kemandirian industri pertahanan nasional melalui pengujian roket WAFAR RD-70, produk pertahanan buatan dalam negeri yang di rancang untuk mendukung kebutuhan satuan artileri roket.

Pengujian tersebut di lakukan untuk mengevaluasi berbagai aspek penting dari performa roket, mulai dari tingkat akurasi atau ketepatan sasaran, keandalan sistem, hingga efektivitas daya hancur yang di hasilkan.

Uji tembak ini menjadi bagian dari proses pengembangan dan validasi guna memastikan bahwa sistem persenjataan yang di kembangkan mampu memenuhi standar operasional militer modern.

Hasil pengujian menunjukkan performa yang positif. Roket WAFAR RD-70 di nilai mampu bekerja sesuai dengan spesifikasi yang di harapkan, baik dari sisi fungsi teknis maupun efektivitas operasional.

Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa teknologi pertahanan hasil karya anak bangsa terus berkembang dan semakin siap mendukung kebutuhan pertahanan nasional.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Lepas Sambut Kapolres Kerinci dan Dandim 0417/Kerinci

Selain memperkuat kemampuan tempur Korps Marinir, keberhasilan pengujian roket ini juga memiliki makna strategis yang lebih luas. Ketersediaan amunisi dan sistem persenjataan yang di produksi secara mandiri di nilai mampu meningkatkan ketahanan logistik pertahanan nasional.

Dengan kemampuan produksi dalam negeri, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan alutsista maupun amunisi dari luar negeri.

Pengembangan WAFAR RD-70 juga menjadi bukti kemajuan penguasaan teknologi strategis nasional di sektor pertahanan. Proses pengembangannya mencakup berbagai tahapan penting, mulai dari perancangan desain, proses manufaktur, pengujian, hingga integrasi dengan sistem senjata yang telah di gunakan oleh TNI.

Pengamat pertahanan menilai bahwa keberhasilan pengembangan roket nasional merupakan langkah penting dalam mewujudkan kemandirian industri pertahanan.

Selain memberikan manfaat bagi aspek keamanan negara, program seperti ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan industri teknologi tinggi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di bidang riset dan rekayasa pertahanan.

Baca Juga :  Bupati Monadi Resmi Lepas 326 Jemaah Calon Haji Kabupaten Kerinci

Ke depan, apabila pengembangan dan penyempurnaan sistem terus di lakukan serta di dukung kemampuan produksi dalam jumlah besar, roket WAFAR RD-70 berpotensi menjadi salah satu komponen utama dalam memperkuat daya gempur satuan artileri roket Korps Marinir.

Kehadiran produk ini sekaligus menjadi bukti bahwa industri pertahanan Indonesia semakin mampu menghasilkan teknologi strategis yang kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan operasional nasional.

Dengan capaian tersebut, Korps Marinir TNI AL tidak hanya memperoleh tambahan kemampuan tempur yang lebih modern, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendorong terwujudnya kemandirian pertahanan nasional yang menjadi salah satu prioritas pembangunan sektor pertahanan Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketika Ukuran Tak Lagi Relevan: Meninjau Kembali Indikator Kemiskinan
Pendidikan Remaja

Internasional

Pengalaman Global Sejak Dini Dinilai Penting Bentuk Kepercayaan Diri Remaja
Gaji Berkala ASN PPPK

Daerah

Syarat Kenaikan Gaji Berkala ASN PPPK, Ini Ketentuannya

Daerah

Yuldi Candra : Dari total 285 Desa dan 2 Kelurahan di Kabupaten Kerinci baru 15 Desa sudah di proses

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Terima 2080 Vaksin Sinovac

Daerah

Ketum PP GP Ansor dan Gubernur Al Haris Resmikan BUMA
Toyota Kluger

Internasional

Toyota Kluger 2025 Nyaman  dan Handal untuk Petualangan

Advertorial

Pjs. Bupati Tanjab Barat: Alhamdulillah, Tanjab Barat Terima 16 Dokter Program Internship Dokter Indonesia