Jakarta Selatan,http://Eksisjambi.com – Kesiapsiagaan prajurit Korps Marinir kembali di uji secara langsung. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Markas Komando Pasukan Marinir (Mako Pasmar) 1, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan skenario simulasi ancaman tak terduga di hari libur.
Sidak yang di lakukan tanpa protokoler tersebut bertujuan untuk mengukur kecepatan respons serta efektivitas koordinasi prajurit dalam menghadapi situasi darurat. Dalam pelaksanaannya, sejumlah skenario kompleks di terapkan secara simultan guna menciptakan kondisi realistis yang menuntut kesiapan penuh.
Simulasi di mulai dengan infiltrasi senyap yang dilakukan oleh Tim Komando Pasukan Katak (Kopaska), diikuti dengan skenario penculikan pejabat penting. Selain itu, manuver udara turut di libatkan untuk menguji integrasi antar satuan dalam merespons ancaman multi-dimensi.
Hasilnya, prajurit Korps Marinir menunjukkan respons yang cepat, terukur, dan profesional. Setiap unsur mampu bergerak sesuai prosedur tetap, sekaligus menjaga komunikasi yang efektif di tengah tekanan situasi.
Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan elemen fundamental dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Laut.
“Kesiapsiagaan adalah kunci utama kekuatan Angkatan Laut yang profesional, modern, dan tangguh,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya latihan berkelanjutan dan evaluasi berkala agar setiap prajurit selalu berada dalam kondisi siap tempur, kapan pun di butuhkan.
Sidak ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kekuatan TNI AL dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks, sekaligus memastikan seluruh jajaran tetap siaga tanpa mengenal waktu.
Melalui pengujian langsung di lapangan, TNI Angkatan Laut menunjukkan komitmennya untuk menjaga standar kesiapan operasional tertinggi. Kesiapsiagaan tanpa kompromi menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.**







