Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18 WIB

Peluang Kerja Migran Legal di Luar Negeri Masih Besar

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Pemerintah terus mendorong pemanfaatan peluang kerja legal di luar negeri bagi warga negara Indonesia (WNI). Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja Indonesia di pasar global masih sangat tinggi, namun belum terserap secara optimal.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) per Juni 2026, terdapat sebanyak 313.803 lowongan pekerjaan yang tersedia di berbagai negara tujuan penempatan. Namun, hingga saat ini baru sekitar 76.907 pekerja migran Indonesia yang berhasil mengisi posisi tersebut atau setara 24,51 persen dari total kebutuhan.

Artinya, masih terdapat sekitar 236.896 peluang kerja kompeten yang belum terisi dan berpotensi dimanfaatkan oleh tenaga kerja Indonesia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar internasional.

Mukhtarudin menegaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang karier global yang dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia melalui jalur resmi dan prosedural.

Lima Negara Masih Jadi Tujuan Utama

Hingga pertengahan tahun 2026, penempatan pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh lima negara tujuan utama, yakni Taiwan, Hong Kong, Malaysia, Jepang, dan Singapura.

Baca Juga :  Singapura Operasikan Radar Anti-Drone di Pulau Satumu, Dekat Wilayah Batam

Kelima negara tersebut terus membuka kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari layanan kesehatan, manufaktur, konstruksi, hingga sektor jasa dan perhotelan.

Program SMK Go Global Dipercepat

Untuk menjawab kebutuhan pasar kerja internasional, pemerintah menjalankan program SMK Go Global sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan penempatan 500.000 tenaga kerja terampil hingga tahun 2029. Fokus penempatan diarahkan pada sektor-sektor strategis yang memiliki permintaan tinggi di pasar global, seperti caregiver, welder, hospitality, nurse, dan supir truk.

Program ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penyedia talenta dan tenaga kerja kompeten di tingkat internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluang kerja yang aman dan legal.

Pengawasan Diperketat untuk Cegah TPPO

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat aspek pelindungan pekerja migran dengan memperketat pengawasan dari hulu hingga hilir guna mencegah praktik penempatan ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Langkah ini dilakukan mengingat masih tingginya risiko yang dihadapi calon pekerja migran yang berangkat melalui jalur non-prosedural.

Baca Juga :  Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp 1.931,2 Triliun, Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja

Sebagai contoh, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten berhasil menggagalkan 297 keberangkatan non-prosedural serta menyelamatkan 572 calon pekerja migran dari potensi eksploitasi dan sindikat perdagangan orang.

Pemerintah menegaskan bahwa penempatan pekerja migran harus dilakukan melalui mekanisme resmi agar hak-hak pekerja terlindungi dan risiko eksploitasi dapat diminimalkan.

Dorong Brain Circulation untuk Bangun Daerah

Selain meningkatkan penempatan tenaga kerja ke luar negeri, pemerintah juga mendorong implementasi skema Brain Circulation, yakni konsep yang mendorong pekerja migran Indonesia untuk menyerap ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi, serta pengalaman kerja di negara tujuan.

Setelah kembali ke Indonesia, para purna pekerja migran diharapkan dapat menjadi sumber daya produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui strategi tersebut, pekerja migran tidak hanya dipandang sebagai penyumbang devisa negara, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang membawa transfer pengetahuan dan kompetensi global untuk kemajuan Indonesia.

  • Editor: Redaksi
  • Sumber: Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Meriahkan Hut Kementerian BUMN Ke 25 Bupati Tanjab Barat Bersama Ketua TP- PKKMengikuti Jalan Santai
Sejarah Kerinci

Daerah

Sejarah Kerinci Diakui Dunia Melalui Bukti Ilmiah

Daerah

7 Calon Paskibraka Sungai Penuh Lolos Tingkat Provinsi Jambi, 1 Kembali Bertugas di Daerah
Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Guru Besar UIN Sutha Jambi)

Advertorial

Sumpah Pemuda: Makna bagi Gentis vs Gen Z

Advertorial

Bupati Monadi Buka Turnamen Badminton Pelajar

Advertorial

Bupati Kerinci Monadi Pimpin Upacara HUT RI ke-80

Bangko

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Seleksi Calon Anggota Paskibraka

Daerah

Dunia Musik Berduka: Vidi Aldiano Berpulang, Kenangan dan Warisan Karyanya Abadi