Home / Internasional / Nasional / News

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:35 WIB

Singapura Operasikan Radar Anti-Drone di Pulau Satumu, Dekat Wilayah Batam

Oplus_0

Oplus_0

BATAM,http://Eksisjambi.com   –  Singapura terus memperkuat sistem pengawasan wilayah udaranya dengan mengoperasikan radar anti-drone Saab Giraffe 1X di Pulau Satumu, titik paling selatan negara tersebut yang berada tidak jauh dari Batam, Kepulauan Riau. Keberadaan radar modern ini menarik perhatian karena lokasinya yang berdekatan dengan salah satu kawasan strategis Indonesia.

Radar Giraffe 1X merupakan sistem pemantauan canggih yang dirancang untuk mendeteksi berbagai ancaman udara, termasuk pesawat tanpa awak atau drone berukuran kecil yang semakin banyak digunakan di berbagai sektor. Sistem radar ini mampu melakukan pemantauan tiga dimensi (3D) secara real-time dengan cakupan pengawasan hingga 360 derajat di sekitar area operasinya.

Pengoperasian radar tersebut menjadi bagian dari langkah Singapura dalam menghadapi perkembangan teknologi drone yang semakin pesat, baik untuk kepentingan sipil maupun militer. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai negara di dunia meningkatkan investasi pada teknologi deteksi dan penanggulangan drone guna melindungi instalasi vital, wilayah udara, serta jalur pelayaran strategis dari potensi ancaman keamanan.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Hadiri Rakor Forkopimda Se-Provinsi Jambi

Pulau Satumu sendiri memiliki posisi yang sangat penting karena berada di sekitar salah satu jalur pelayaran tersibuk di Asia Tenggara. Lokasi ini menjadi pintu masuk bagi lalu lintas kapal internasional yang melintasi Selat Singapura dan perairan sekitarnya setiap hari.

Dengan menempatkan radar anti-drone di kawasan tersebut, Singapura dapat meningkatkan kemampuan pemantauan terhadap aktivitas udara maupun permukaan laut di sekitar wilayahnya. Sistem ini juga memungkinkan deteksi dini terhadap objek-objek yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan navigasi di kawasan strategis tersebut.

Bagi Indonesia, khususnya wilayah Batam dan Kepulauan Riau, keberadaan radar tersebut menunjukkan semakin tingginya perhatian negara-negara di kawasan terhadap aspek keamanan udara dan maritim. Namun demikian, pemasangan sistem radar merupakan bagian dari kebijakan pertahanan yang lazim dilakukan setiap negara berdaulat untuk menjaga keamanan wilayahnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati Asraf Hadiri Pelantikan Panwascam Pilkada Tahun 2024

Pengoperasian Saab Giraffe 1X juga mencerminkan tren modernisasi pertahanan yang saat ini berlangsung di berbagai negara. Selain mampu meningkatkan kemampuan deteksi dini, sistem radar modern seperti ini dinilai penting untuk mendukung pengambilan keputusan dan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman yang muncul di wilayah dengan aktivitas udara dan pelayaran yang padat.

Dengan jarak yang hanya puluhan kilometer dari Batam, radar Giraffe 1X menjadi salah satu infrastruktur pertahanan terbaru Singapura yang beroperasi di kawasan perbatasan strategis. Kehadirannya mempertegas pentingnya pengawasan terpadu di jalur perairan internasional yang menjadi urat nadi perdagangan dan mobilitas kawasan Asia Tenggara.**

Share :

Baca Juga

Sakti Alam Kerinci

Internasional

Sejarah Sakti Alam Kerinci Berdaulat dengan Hukum Adat Sendiri
Wawako Azhar Hamzah

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Daerah

Update Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru Hari Ini, 6 Juli 2026
terowongan peninggalan Jepang

Daerah

Sejarah Kelam Lubang Jepang Bukittinggi Sumatera Barat 
Pesawat Latih T-50i

Internasional

TNI AU Segera Terima Dua Pesawat Tempur Latih T-50i Baru dari Korea Selatan

News

Bea Cukai Terbitkan Izin NPPBKC bagi Perusahaan Barang Kena Cukai di Bekasi dan Yogyakarta

Advertorial

Pimpin Apel Rutin, Bupati Tanjab Barat Tekankan Peningkatan Kinerja ASN
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Bahas Program MBG dan Ketahanan Pangan