Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:48 WIB

DPRD Tanjab Timur Gelar Paripurna Terkait SILPA APBD 2025 Sebesar 81,8.M

Tanjab Timur  http://Eksisjambi.com–  DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), dalam hal ini, mengelar paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan

Terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami Silpa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 81,8 Milyar, Selasa (23/6/2026).

Sidang paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Hasnibah, didampingi Siti Aminah serta kehadiran anggota DPRD dari seluruh fraksi dinyatakan memenuhi fuorum.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Tanjabtim, hadir Sekretaris Daerah Sapril, jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkup Pemkab Tanjabtim.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Bersama Gubernur Jambi Hadiri Rakerda Badan PABPDSI

Dalam penyampaian pandangannya, dari lima Fraksi DPRD Tanjabtim, tiga fraksi yakni Fraksi PAN, Fraksi Golkar, dan Fraksi Gerindra menyoroti besaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2025 yang mencapai Rp81.827.064.542,38.

Menurut ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, SILPA tahun sebelumnya wajib dimanfaatkan pada tahun anggaran berjalan.

Atas dasar itu, Firmansyah Ayusda dari Fraksi PAN meminta agar alokasi dana tersebut dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun 2026 dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terukur.

“Penggunaannya harus diarahkan pada program prioritas yang berpihak pada rakyat, merata, serta dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Samin dari Fraksi Golkar menambahkan, bahwa besarnya nilai SILPA perlu menjadi bahan evaluasi mendalam.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Tanjab Timur Tetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2024

Hal ini dianggap penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah ke depannya.

Selanjutnya Samsir dari Fraksi Gerindra, menyampaikan kekecewaannya mengingat fenomena SILPA dalam jumlah besar kerap terjadi dari tahun ke tahun.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya perencanaan dan perhitungan anggaran yang lebih matang dan akurat agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Fraksi ini juga meminta penjelasan resmi dari eksekutif mengenai faktor penyebab tingginya SILPA, serta rincian OPD yang menjadi penyumbang sisa anggaran terbesar pada tahun 2025, tegasnya. (Mul).

Share :

Baca Juga

Daerah

Kode Redeem MLBB 6 Juli 2026 Terbaru, Sediakan Hadiah Gratis

Advertorial

Ketua DPRD Lendra menghadiri undangan Pertemuan Rapat Umum Pemegang Saham Bank Jambi

Daerah

Soal Pengisian Jerigen, Ini Penjelasan dari SPBU Pelayang Raya

Advertorial

Gubernur Al Haris Hadiri Puncak HPN 2024

Daerah

Ketika Ukuran Tak Lagi Relevan: Meninjau Kembali Indikator Kemiskinan

Daerah

CFMOTO 250 Dual Resmi Meluncur di Indonesia

Advertorial

Pjs.Bupati Tanjung Jabung Barat Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat

Daerah

Peristiwa Bencana Hidrometeorologi Terjadi Saat Ini