Jakarta, http://Eksisjammbi.com – Update terbaru pada pukul 15:00 WIB hari Rabu 17 Desember 2025, menunjukkan kondisi Siklon Tropis Bakung kembali menguat. Data kecepatan angin dan tekanan terbaru yang masuk sekitar satu jam lalu mencatat Bakung meningkat menjadi Siklon Tipe 2, dengan kecepatan angin mencapai 100 km/jam dan tekanan udara 986 hPa.
Padahal, pagi tadi siklon ini sempat masuk ke Tipe 1 dan berpotensi melemah menjadi Low Tropical. Peningkatan kekuatan ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara yang semakin besar antara sisa pusat siklon dan sistem tekanan tinggi di sekitarnya. Gradien tekanan yang menguat ini mempercepat angin meskipun struktur siklon tidak lagi rapi.
Selain itu, siklon yang bergerak ke lintang lebih tinggi atau mendekati sistem cuaca lain dapat mengalami transisi ekstratropis, di mana energi badai tidak lagi bergantung pada panas laut tetapi pada perbedaan suhu udara.
Dalam fase ini, aliran angin atas (jet stream) dapat menarik sisa siklon sehingga angin permukaan kembali meningkat. Fenomena inilah yang menyebabkan Bakung yang sempat melemah, kini kembali menguat.
Posisi terbaru menunjukkan Siklon Bakung berada sekitar 1.270 km Barat Daya Pulau Enggano, Bengkulu. Meski jarak siklon cukup jauh dari wilayah Indonesia, bukan berarti kondisi sepenuhnya aman.
Perubahan cuaca bisa terjadi secara mendadak, sehingga masyarakat tetap di imbau untuk waspada dan terus mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG.
BMKG menekankan agar nelayan, pelayaran, dan masyarakat pesisir memperhatikan peringatan dini, mengingat kondisi laut yang bisa berubah dengan cepat. (*) Sumber : BMKG







