Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:47 WIB

PT DI dan Thales Belgia Jajaki Kerja Sama Produksi 10.000 Roket Berteknologi Laser

Oplus_131072

Oplus_131072

Tasikmalaya, http://Eksisjambi.com –  Industri pertahanan nasional berpeluang memasuki babak baru menyusul rencana kerja sama antara PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan perusahaan pertahanan Thales Belgia untuk memproduksi 10.000 unit roket berteknologi laser di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Rencana tersebut di sebut akan di laksanakan di wilayah Tasikmalaya, yang berada di kawasan kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Jika terealisasi, proyek ini di nilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kemampuan industri pertahanan dalam negeri sekaligus membuka peluang pengembangan roket tersebut menjadi rudal nasional di masa mendatang.

Roket berpemandu laser merupakan sistem persenjataan presisi tinggi yang mampu meningkatkan akurasi sasaran di bandingkan roket konvensional. Teknologi ini banyak di gunakan untuk mendukung operasi pertahanan modern karena memiliki tingkat ketepatan yang lebih baik serta mampu meminimalkan dampak di luar target.

Baca Juga :  Serius Maju Di Pilkada Tebo, Agus Rubiyanto Resmi Mendaftarkan Diri Di Partai Gerindra

Selain memperkuat kemampuan teknologi pertahanan Indonesia, kerja sama tersebut juga di perkirakan akan memberikan dampak positif terhadap sektor industri nasional. Produksi dalam jumlah besar berpotensi menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan kemampuan manufaktur berteknologi tinggi, serta memperkuat rantai pasok industri pertahanan di dalam negeri.

Apabila pengembangan berjalan sesuai rencana, hasil produksi roket berpemandu laser tersebut juga memiliki peluang untuk di kembangkan lebih lanjut menjadi sistem rudal nasional dengan kandungan teknologi yang semakin tinggi dan tingkat kemandirian industri pertahanan yang lebih kuat.

Baca Juga :  Wako Alfin - wawako Azhar Hamzah Terima Aspirasi Tokoh Pondok Tinggi

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai jadwal di mulainya produksi, nilai investasi, maupun rincian teknis kerja sama antara PT Dirgantara Indonesia dan Thales Belgia. Informasi lebih lanjut masih menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.

Proyek ini di pandang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional, sekaligus meningkatkan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi persenjataan modern yang di produksi di dalam negeri.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Peserta Tes Panwascam Kerinci Kecewa, Diduga Soal CAT Telah Bocor

Daerah

14 Tahun Berlalu Tandem Abdullah Hich dan Zulkifli Nurdin, Ada di Tangan Dillah dan Romi. Ini Penjelasan Mahrup SE
Foto tangkapan layar Gunung Sinabung

Daerah

Gunung Sinabung Kembali Keluarkan Asap Tebal
kode redeem FF Terbaru

Daerah

Daftar 30 Kode Redeem FF Rabu, 14 Januari 2026

Advertorial

Pembangunan PLTA Kerinci Terima Pasokan Material Galian C legal

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Puncak Peringatan Harganas ke-31 Tahun 2024 di Semarang

Advertorial

Gubernur Al Haris Bersama RS Vertikal Kemenkes Teken MoU Tingkatkan Layanan Prioritas

Advertorial

Bupati Adirozal Didampingi Ketua TP PKK Nailil Husna Buka Pesantren Kilat Ramadhan