Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:31 WIB

Mengenal Tiga Benda Langka dalam Tradisi Melayu yang Sarat Nilai Budaya

Oplus_131072

Oplus_131072

Sakti Alam kerinci,http://Eksisjambi.com – Dalam khazanah budaya masyarakat Melayu, di kenal sejumlah benda yang di percaya memiliki nilai tinggi dan kerap di kaitkan dengan berbagai khasiat.

Tiga di antaranya adalah Culo, Mustiko, dan Geligo, yang sejak dahulu menjadi bagian dari cerita rakyat dan tradisi lisan yang di wariskan turun-temurun.

Menurut kepercayaan masyarakat tempo dulu, ketiga benda tersebut tergolong langka dan tidak boleh di miliki oleh sembarang orang.

Dalam beberapa kisah, benda-benda tersebut hanya boleh berada di bawah penguasaan raja atau pemimpin adat agar tidak di salahgunakan.

  • Culo

Culo di yakini berasal dari bagian tubuh tupai dan di sebut sangat sulit di temukan. Dalam cerita rakyat, benda ini di percaya dapat di temukan dalam kondisi tertentu dan memiliki khasiat untuk meningkatkan vitalitas serta kejantanan pria.

  • Mustiko
Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Peresmian Nasional 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo

Mustiko sering di sebut sebagai “batu ular”. Dalam berbagai cerita rakyat, benda ini di percaya memiliki kekuatan spiritual, membawa keberuntungan, hingga menjadi pelindung bagi pemiliknya.

Kepercayaan mengenai Mustiko banyak di temukan dalam tradisi masyarakat Nusantara, meski keberadaannya lebih banyak di kenal melalui cerita turun-temurun di bandingkan bukti ilmiah.

  • Geligo

Geligo di kenal sebagai “batu landak”. Sama seperti Mustiko, Geligo di percaya memiliki nilai mistis dan berbagai khasiat menurut kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Danantara Berpotensi Menjadi Produsen CPO Terbesar di Dunia Melalui Kemitraan dengan Kebun Rakyat

Di sejumlah daerah, Geligo di anggap sebagai benda pusaka yang harus di jaga dengan baik karena di yakini memiliki nilai spiritual yang tinggi.

Para budayawan menilai kisah mengenai Culo, Mustiko, dan Geligo merupakan bagian dari kekayaan folklor Nusantara yang mencerminkan cara pandang masyarakat pada masa lampau terhadap alam dan benda-benda langka.

Meski demikian, masyarakat di imbau untuk menyikapi berbagai klaim mengenai khasiat benda-benda tersebut secara bijaksana.

Cerita mengenai ketiga benda tersebut kini lebih di pandang sebagai warisan budaya dan tradisi lisan yang patut di lestarikan sebagai bagian dari sejarah dan identitas masyarakat Melayu.*

Share :

Baca Juga

Bangko

Pabung 0420/Sarko Hadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pilkada Damai dan Berintegritas

Daerah

Wako Alfin Serahkan Bantuan CSR Rp5 Juta saat Safari Jumat di Desa Dujung Sakti

Internasional

Presiden Prabowo Lantik Dubes LBBP Republik Indonesia

Advertorial

Gubernur Al Haris : Disbudpar Provinsi Jambi Harus Ciptakan Gagasan Kreatif dan Inovatif
Benelli LFC700 resmi meluncur di IIMS 2026

Daerah

Benelli Luncurkan LFC700 di IIMS 2026, Moge Cruiser Futuristik

Advertorial

Gubernur Alharis : Pemprov Jambi Fokus Dalam Penanganan Masalah Stunting

Daerah

Kenduri Sko Dua Desa Tebat Ijuk di Hadiri Gubernur jambi Alharis
Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi

Daerah

Seru!! Bupati Batang Hari Gugat Sekdanya ke PN Muara Bulian