Home / Daerah / Nasional / News / Tanjab Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:21 WIB

DPRD Tanjabtim Gelar Paripurna Dalam Agenda Perlindungan Bahaya Kebakaran Karhutla & Pemukiman Penduduk Menjadi Sorotan Fraksi

Tanjab Timur Eksisjambi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjabtim mengelar Paripurna dalam agenda  Perlindungan bahaya Kebakaran Karhutla dan Pemukiman Penduduk bukan lagi menjadi isu, dampak dari kebakaran hutan – lahan kini menjadi sorotan fraksi, Rabu (26/8/2026).

Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun 2025–2026 ini  Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Berlangsung di Gedung DPRD dalam  sidang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Hasnibah, didampingi Siti Aminah. Dari eksekutif tersebut dihadiri Wakil Bupati Muslimin Tanja, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta jajaran administrator ASN di lingkup Pemkab Tanjabtim.

Dari lima fraksi yang menyampaikan pandangan, Fraksi PAN yang disampaikan Sumaryadi, menyoroti ancaman kebakaran paling tegas yang kian dikhawatirkan, apalagi memasuki musim kemarau yang panjang saat ini.

Baca Juga :  Desa Koto Lebu, Juga Beri Dukungan Ke Paslon Fikar-Yos.

“Perlindungan masyarakat dari rawan kebakaran, baik kebakaran lahan maupun pemukiman penduduk, harus menjadi prioritas perhatian yang nyata.

Fraksi PAN, meminta OPD terkait perbatasan kanal-kanal menjadi perhatian serius, antara lahan warga dan kawasan hutan. Fungsinya ganda, sekaligus menjadi sekat guna mencegah meluasnya api karhutla, dan menjamin ketersediaan sumber udara saat pemadaman berlangsung.

“Kanal-kanal ini efektif menahan laju api sekaligus menjamin ketersediaan udara. Ini langkah strategi untuk pencegahan pencegahan sekaligus kebakaran sejak dini,” tegas Sumaryadi.

Untuk kebakaran pemukiman, PAN meminta kesiapan alat pemadam dan kesiapsiagaan dibangun dari seluruh lini, mulai RT, RW, Lurah, Kades, Camat hingga partisipasi seluruh masyarakat.

Baca Juga :  HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris Ajak Warga Jalan Santai dan Buka Pasar Tani

Selain isu bencana bahaya kebakaran, Fraksi PAN juga mengingatkan Pemkab dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar tidak justru memberatkan masyarakat.

“Optimalisasi PAD jangan sampai menekan daya beli rakyat, apalagi menurunkan harga komoditas hasil produksi masyarakat. Keseimbangan antara peningkatan pendapatan dan perlindungan daya beli warga harus tetap dijaga.” Ungkap Sumaryadi.

Pandangan umum fraksi dalam sidang ini, menjadi sinyal kuat agar dalam Perubahan KUA-PPAS Tahun 2026, pemerintah daerah memasukkan alokasi anggaran yang konkret dan terukur untuk mitigasi bencana, penguatan perlindungan masyarakat, serta kesiapan sarana prasarana penanggulangan kebakaran. (Mul).

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako Ahmadi & Wawako Antos Lepas Peserta Trail Community – Diza Glow Enduro dan Adventure Kota Sakti

News

Mengawali Awal Tahun, Monadi Murasman Kunjungi Penangkaran Itik di Desa Koto Majidin
kasus pembunuhan Kerinci

Daerah

Pastikan Penyebab Kematian Rafi, Pemuda Koto Tebat Kerinci, Keluarga Setuju Jenazah Diotopsi

Daerah

Jusuf Kalla didampingi Bupati Adirozal Resmikan Masjid Nurul Islam

Internasional

Tambang Emas PT.Freeport Indonesia Setor Rp7,73 triliun Bagian Pemerintah Pusat dan Daerah ….ini Rinciannya

Advertorial

Bakti Sosial Polri Presisi : Kapolres Tebo Berikan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir

Bangko

21 Atlit Renang Merangin Dilepas Oleh Bupati H M Syukur ke Kejuaraan Ocean Star Cup 2025
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 berlangsung lebih lama

Daerah

Prediksi BMKG: Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Lebih Panjang