Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet

Banjir bandang mematikan menerjang perbatasan Nepal dan Tibet

Banjir bandang mematikan menerjang perbatasan Nepal dan Tibet

NEPAL, http://Eksisjambi.com –  Banjir bandang dahsyat melanda wilayah lembah terpencil di perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026). Bencana alam tersebut menyebabkan korban jiwa, ratusan orang hilang, serta menghancurkan sejumlah desa dan infrastruktur penting di kawasan pegunungan Himalaya.

Arus banjir bercampur lumpur dan material longsoran menerjang permukiman warga, menghanyutkan rumah-rumah, merusak jembatan, jalan, serta mengganggu jaringan listrik di kedua sisi perbatasan Nepal-China. Kondisi medan yang sulit membuat proses pencarian dan evakuasi korban menghadapi banyak kendala.

Badan Pariwisata Nepal melaporkan sedikitnya 384 wisatawan dan pelancong di nyatakan hilang setelah bencana tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 291 orang merupakan warga negara asing, termasuk sekitar 105 warga negara India. Data tersebut masih dapat berubah seiring berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan.

Baca Juga :  Keris Pendok Anggo Lumping, Pusaka Sakral Simbol Persatuan Depati Nan Bertujuh di Tanah Mendapo Sungai Penuh

Selain wisatawan, sejumlah warga lokal juga dilaporkan menjadi korban akibat derasnya aliran banjir yang melanda kawasan Rasuwa dan wilayah sekitar Sungai Bhote Koshi. Beberapa titik permukiman mengalami kerusakan berat setelah di terjang banjir dalam waktu singkat.

Di wilayah Tibet, China, kawasan perbatasan Gyirong juga terdampak parah setelah terjadi longsoran yang memicu banjir besar. Infrastruktur penghubung antarwilayah di laporkan mengalami kerusakan sehingga memperlambat akses bantuan.

Baca Juga :  Akibat Abrasi Tiga Rumah di Menteng Ambruk

Tim penyelamat dari pemerintah Nepal dan China terus melakukan pencarian terhadap korban hilang. Pemerintah setempat juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan akibat kondisi cuaca dan medan pegunungan yang tidak stabil.

Hingga kini, jumlah pasti korban meninggal dunia dan kerusakan akibat banjir bandang tersebut masih dalam pendataan. Otoritas memperkirakan skala dampak bencana dapat bertambah setelah seluruh wilayah terdampak berhasil di jangkau oleh tim penyelamat.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Tanjab Barat Mengikuti Kegiatan Sosialisasi SPI Tahun 2023 Yang Di Gelar Oleh KPK RI Secara Virtual
Misa Bharti menanggapi hasil sementara Pilkada sela

Internasional

Prashant Kishor Unggul Sementara di Pilkada Sela Bankipur
KPK

Daerah

KPK dan MA Perkuat Integritas Aparatur Peradilan, Tutup Celah Korupsi di Jantung Keadilan

Daerah

Kode Redeem Mobile Legends (ML) Terbaru 23 Mei 2026, Buruan Klaim Skin 

Daerah

Wagub Sani: Jambi Memories Community Miliki Potensi Besar sebagai Agen Perubahan Sosial
Sholawat Sunan Ampel,

Artikel

Sholawat Sunan Ampel, Warisan Spiritualitas Walisongo 
Bocoran iPhone 2026

Daerah

Apple Diprediksi Rilis iPhone 18 Series dan iPhone Fold Fokus AI 

Advertorial

Terima Rekomendasi LKPJ Tahun 2022, Al Haris Sebut akan Segera Lakukan Evaluasi