Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Nasional / News

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kerinci Siapkan Kajian Risiko Bencana 2026, Perkuat Mitigasi Demi Pembangunan Berkelanjutan

Oplus_131072

Oplus_131072

KERINCI, Eksisjambi.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat upaya mitigasi bencana dengan menggelar Workshop Sosialisasi Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Kerinci Tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi di buka oleh Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. Pada Kamis (30/7/2026, sebagai langkah strategis dalam mewujudkan daerah yang tangguh terhadap berbagai potensi bencana,

Workshop tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) yang akan di jadikan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan daerah berbasis pengurangan risiko bencana. Dengan adanya dokumen ini,

Di harapkan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Kerinci dapat mempertimbangkan aspek keselamatan masyarakat serta potensi ancaman bencana yang ada.

Baca Juga :  Tak Miliki Biaya Berobat, Warga kerinci yang Kakinya Diamputasi Hanya Bisa Terbaring Di rumah

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Murison menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci memiliki kondisi geografis yang menyimpan potensi bencana, sehingga di perlukan perencanaan yang matang melalui kajian ilmiah dan kolaborasi seluruh pihak.

“Penyusunan Kajian Risiko Bencana merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan secara aman, berkelanjutan, dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai ancaman bencana,” ujarnya.

Workshop menghadirkan Ade Piola Putra, Tenaga Ahli dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Ade menjelaskan pentingnya penyusunan Kajian Risiko Bencana secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, hingga masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama seluruh stakeholder berkomitmen menyusun dokumen KRB yang akurat dan sesuai dengan kondisi daerah. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program mitigasi, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko bencana di berbagai sektor pembangunan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Maksimalkan Promosi Objek Wisata di Jambi

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi, meningkatkan kesadaran terhadap potensi bencana, serta memperkuat budaya kesiapsiagaan sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan daerah yang lebih aman.

Dengan terselenggaranya Workshop Sosialisasi Kajian Risiko Bencana Tahun 2026 ini, Kabupaten Kerinci di harapkan semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana sekaligus mampu mewujudkan pembangunan yang tangguh, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.*

Share :

Baca Juga

Kerinci

Bupati Adirozal Buka Secara Resmi Pelatihan Manajemen Homestay

Daerah

Bupati H. Adirozal Hadiri Peringatan satu abad PSHT

News

Pemkab Kerinci Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024

News

Bea Cukai Terbitkan Izin NPPBKC bagi Perusahaan Barang Kena Cukai di Bekasi dan Yogyakarta

Daerah

Wako Ahmadi : Ajak Sosialisasikan ke Seluruh Penjuru Nusantara
FGD di IAIN Kerinci yang membahas PP Nomor 55 Tahun 2025

Daerah

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri FGD Bahas PP Nomor 55 Tahun 2025 di IAIN Kerinci
gempa simeulue Acrh

Daerah

Dampak Gempa M6,5 Guncang Simeulue Aceh

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Hadiri Pelepasan 217 Siswa Dan Siswi Kelas IX SMP Negeri 2